www.bisnistoday.co.id
Senin , 2 November 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Perdagangan Akhir Pekan IHSG Ditutup Menguat
Bursa

Perdagangan Akhir Pekan IHSG Ditutup Menguat

IHSG menguat
IHSG pada perdagangan Kamis (07/03) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (12/1) ditutup menguat 21,18 poin ke posisi 7.241,14. Sementara indeks LQ45 naik 7,88 poin ke posisi 977,82.

IHSG diibuka menguat, dan berlanjut di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat yaitu dipimpin sektor energi sebesar 0,70 persen, diikuti sektor industri dan sektor barang baku yang masing-masing naik sebesar 0,68 persen dan 0,15 persen.

Sedangkan, delapan sektor turun yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang turun minus 1,24 persen, diikuti sektor transportasi dan logistik dan sektor barang konsumen primer yang masing-masing turun sebesar 1,16 persen dan 0,69 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MPXL, WIDI, KING, PTMP, dan AVIA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni CGAS, SMLE, NICE, CITY dan ACRO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.161.955 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,21 miliar lembar saham senilai Rp9,41 triliun. Sebanyak 228 saham naik, 281 saham menurun, dan 257 tidak bergerak nilainya.

Bursa Kawasan Asia

Sementara mayoritas bursa kawasan Asia melemah. Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, menyebut pelemahan karena ada kekhawatiran bahwa inflasi Amerika Serikat (AS) berpotensi kembali naik akibat adanya kenaikan harga minyak mentah disebabkan adanya konflik di Timur Tengah, yang menjadi penting mengingat jika inflasi AS berada lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar, maka probabilitas pemangkasan suku bunga akan menjadi lebih besar.

Berdasarkan data Biro Statisik AS, inflasi AS pada Desember 2023 naik menjadi 3,4 persen year on year (yoy), dari sebelumnya sebesar 3,1 persen (yoy) pada November 2023.

Secara bulanan, CPI pada Desember 2023 juga naik menjadi 0,3 persen month to month (mtm), dari sebelumnya sebesar 0,1 persen (yoy) pada November 2023.

Baca juga: Setelah Dua Hari Perdagangan Terkoreksi, IHSG Hari Ditutup Menguat

Kenaikan inflasi AS terjadi karena adanya seasonality Natal dan tahun baru. Selain itu, memanasnya konflik di Timur Tengah, yang turut menaikkan harga minyak mentah dunia juga berkontribusi menaikkan inflasi pada akhir 2023.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 527,20 poin atau 1,50 persen ke 35.577,10, indeks Hang Seng melemah 57,46 poin atau 0,35 persen ke 16.244,58, indeks Shanghai melemah 4,67 poin atau 0,16 persen ke 2.881,98, dan indeks Strait Times melemah 9,69 poin atau 0,30 persen ke 3.191,72./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Sepanjang Bulan Inklusi Keuangan 2026

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembukaan 27,23 juta rekening...

Bursa

Raih Best Trading Education CNBC Indonesia Awards 2026, DIDIMAX Makin Perkuat Literasi Trading Nasional

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- DIDIMAX kembali menorehkan prestasi gemilang di industri perdagangan berjangka Indonesia....

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Masih Fluktuatif, Mirae Asset Ingatkan Pentingnya Fundamental Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ketidakpastian pasar global...

BursaBURSA & KORPORASI

ACMF Dukung Reformasi dan Penguatan Pasar Modal Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) mendukung reformasi strategis dan...