www.bisnistoday.co.id
Minggu , 28 Juni 2026
Home EKONOMI Energi Pertamina Melantai di Pasar Karbon Indonesia 
Energi

Pertamina Melantai di Pasar Karbon Indonesia 

WILAYAH KERJA Panas Bumi milik PT Petamina Geothermal Energi, belum lama ini./
Social Media

SEPTEMBER, Bisnistoday – PT Pertamina (Persero) berpartisipasi dalam peluncuran bursa karbon IDX, yaitu IDXCarbon pada Selasa (26/9). IDXCarbon diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Hal ini sebagai bagian dari komitmen Pertamina untuk mendukung agenda keberjalutan dan transisi energi INdonesia. 

“Ini suatu milestone yang sangat penting dan strategis bagi Pertamina karena merupakan wujud nyata dari komitmen,” kata Nicke Widyawati, Direktur Utama Pertamina.

“Pertamina untuk terus mengakselerasi transisi energi menuju Net Zero Emission. Jadi, pada perdagangan karbon yang pertama ini, unit karbon yang dijual itu adalah dari Pertamina New & Renewable Energy, yaitu dari PLTP Lahendong Unit 5 dan 6. Bisa dilihat kalau negara lain menunggu 3-4 bulan untuk jadi transaksi, ini langsung habis, unitnya sudah langsung habis sekarang. Jadi, pasar merespon dengan baik.”

Nicke menambahkan, jika dibandingkan dengan negara tetangga, Bursa Karbon Indonesia ini berjalan dengan cepat dengan volume yang besar. “Jadi, kita patut berbangga, dan saya ingin mengajak seluruh jajaran dan juga subholding, anak perusahaan untuk secara aktif berkontribusi berperan dalam semua program Net Zero Emission Indonesia karena Pertamina group ini memerankan posisi yang penting untuk pencapaian itu dan hari ini 

Presiden menyampaikan bahwa ini merupakan wujud nyata. Bukan hanya sekedar rencana bagi Pertamina, tapi kita lakukan suatu langkah nyata dan hari ini salah satu bukti konkrit di mana Pertamina group mendorong transisi energi menuju Net Zero Emission di 2060,” lanjutnya.

Pertamina New and Renewable Energy (Pertamina NRE), sebagai anak usaha Pertamina sekaligus agregator pasar karbon di Pertamina Group, adalah satu-satunya penjual yang bertransaksi di IDXCarbon di peluncuran hari ini. Pertamina NRE memiliki kredit karbon dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi Lahendong Unit 5 dan 6, dengan volume sekitar 864 ribu tCO2e, yang dihasilkan selama periode 2016 – 2020. Kredit karbon ini telah memenuhi standar nasional yang ditetapkan oleh KLHK.

Adapun mengutip dari laman IDX, perusahaan-perusahaan yang berperan sebagai pembeli Unit Karbon pada perdagangan perdana IDXCarbon, yaitu di antaranya: PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank DBS Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas (bagian dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk), PT CarbonX Bumi Harmoni, PT MMS Group Indonesia, PT Multi Optimal Riset dan Edukasi, PT Pamapersada Nusantara, PT Pelita Air Service, PT Pertamina Hulu Energi, PT Pertamina Patra Niaga, PT Truclimate Dekarbonisasi Indonesia, dan PT Udara Untuk Semua (Fairatmos).

“Pengembangan bisnis karbon, yang meliputi perdagangan karbon dan pengembangan proyek karbon, adalah salah satu prioritas Pertamina NRE dalam mendukung strategi Net Zero Emission Pertamina serta aspirasi keberlanjutan dan transisi energi Indonesia,” terang Dannif Danusaputro, CEO Pertamina NRE.

“Selain proyek kredit karbon dari PLTP yang dikelola anak usaha kami yakni PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, dalam jangka menengah kami juga mengembangkan proyek-proyek nature & ecosystem-based solutions (NEBS), salah satunya melalui kerjasama 9 konsesi kehutanan dengan Perhutani.” ujarnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Roundtable Dialog Eksklusif bertema Strategi CFO Menghadapi Era Net Zero – Menjaga Profitabilitas, Akses Pembiayaan, dan Daya Saing, Rabu (24/6). (dok;Ist)
Energi

Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis

Jakarta, Bisnistoday – Sejumlah Chief Financial Officer (CFO) dari perusahaan anggota dan...

Diskusi INDEF
EKONOMIEnergi

Pemerintah Diminta Fokus Tata Kelola Hilirisasi Mineral Kritis

JAKARTA, Bisnistoday – Hilirisasi mineral kritis dinilai belum memberikan dampak signifikan positif...

Petronas
EKONOMIEnergi

PC Ketapang II Ltd. Gelar First Steel Cutting Ceremony Proyek Pengembangan Lapangan Bukit Panjang

BINTAN, Bisnistoday – PC Ketapang II Ltd. (PCK2L), anak perusahaan Searah Limited,...

SPBU
Energi

Sulit Ditahan, Harga Pertamax Ron 92 Naik Menjadi Rp16.250 per Liter

JAKARTA, Bisnistoday – Masyarakat kembali terkaget-kaget tiba-tiba harga Pertamax Ron 92 mengalami...