www.bisnistoday.co.id
Selasa , 6 Oktober 2026
Home HEADLINE NEWS Pertumbuhan Ekonomi Turun Menjadi 4,87% dan Pengangguran Meningkat
HEADLINE NEWS

Pertumbuhan Ekonomi Turun Menjadi 4,87% dan Pengangguran Meningkat

Padat Karya
PROGRAM padat karya tunai./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, perekonomian Indonesia pada triwulan I-2025 bertumbuh sebesar 4,87%. Angka ini memperlihatkan terjadi penurunan dibandingkan pertumbuhan pada periode yang sama tahun sebelumnya tercatat 5,11%.

“Ekonomi Indonesia pada triwulan I-2025 tumbuh sebesar 4,87 %, yang ditopang oleh sektor pertanian yang tumbuh double digit, industri makanan dan minuman yang tetap solid, serta sektor transportasi. Selain itu, Ramadan dan Idulfitri juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkap Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, di Jakarta, Senin (5/5).

Ia berkilah, bahwa tren pertumbuhan positif tetap terjaga ditengah kondisi tekanan ekonomi global. Beberapa negara mitra dagang utama mengalami tekanan: ekonomi Amerika Serikat tumbuh 2,0 %, Jepang 1,8 %, Singapura 3,8 %, sementara Korea Selatan justru mengalami kontraksi sebesar 0,1 % pada triwulan I-2025.

”Dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa tumbuh solid sebesar 6,78 %, ditopang oleh peningkatan ekspor beberapa komoditas barang nonmigas seperti lemak & minyak hewan/nabati; besi & baja; mesin & peralatan listrik; serta kendaraan dan bagiannya. Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara juga turut mendorong ekspor jasa,” papar Kepala BPS.

Sedangkan konsumsi pemerintah mengalami kontraksi 1,38 persen karena normalisasi belanja pemerintah, dimana pada triwulan I tahun lalu terdapat belanja pemerintah yang besar terkait Pemilu. Pembentukan modal tetap bruto (PMTB) mencatat pertumbuhan 2,12 persen, melambat di tengah ketidakpastian global.

Dari sisi lapangan usaha, sektor pertanian mencatat pertumbuhan tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, yaitu sebesar 10,52 persen. Capaian ini berbanding terbalik dibandingkan kondisi triwulan yang sama pada tahun sebelumnya, ketika sektor pertanian mengalami kontraksi atau penurunan sebesar 3,54 persen.

Secara spasial, Pulau Jawa mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,99 persen dan Sulawesi 6,40 persen, keduanya berada di atas rata-rata nasional. Sementara itu, wilayah Maluku dan Papua tetap tumbuh positif sebesar 1,69 persen, meskipun mengalami perlambatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pengangguran Bertambah

Kepala BPS ini menjeleaskan, bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) per Februari 2025 tercatat 4,76 persen, turun dari 4,82 persen pada Februari 2024. Tetapi, jumlah penganggur secara absolut meningkat dari 7,20 juta menjadi 7,28 juta orang, atau jumlah penganggur meningkat sebesar 80 ribu orang.

Hal ini terjadi karena jumlah angkatan kerja bertambah lebih cepat daripada penyerapannya. Sedangkan, proporsi pekerja informal tercatat juga meningkat dari 59,17 persen pada Februari 2024 menjadi 59,40 persen pada Februari 2025.

Dalam setahun terakhir, terdapat tambahan 3,59 juta orang yang masuk ke pasar kerja. Tiga lapangan usaha dengan peningkatan jumlah tenaga kerja terbesar dalam setahun terakhir adalah Perdagangan (0,98 juta orang), Pertanian (0,89 juta orang), dan Industri Pengolahan (0,72 juta orang)./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

FIFA Asean 2026
HEADLINE NEWSSport & Health

Drama Adu Penalti di SUGBK, Timnas Indonesia Resmi Rengkuh Trofi FIFA ASEAN Cup 2026

JAKARTA, Bisnistoday.co.id  – Tim Nasional (Timnas) Indonesia berhasil mencetak sejarah baru dengan...

HUT TNI
HEADLINE NEWS

Presiden Prabowo Pimpin HUT ke-81 TNI di Cilangkap: “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Ulang...

PELABUHAN PRIOK
HEADLINE NEWS

Surplus Dagang Meroket Tembus USD 3,6 Miliar di Agustus 2026

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Kabar baik datang dari neraca perdagangan Indonesia. Setelah sempat...

emasku
HEADLINE NEWS

Harga Ekspor dan Harga Referensi Emas Periode I Oktober 2026 Turun

JAKARTA, Binsistoday.co.id – Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan...