www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 19 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Korporasi PLN EPI Akan Replikasi Kawasan Green Economy Kerakyatan di Beberapa Wilayah
Korporasi

PLN EPI Akan Replikasi Kawasan Green Economy Kerakyatan di Beberapa Wilayah

PLN EPI akan memperluas pengembangan green economy kerakyatan di beberapa wilayah di Indonesia
Social Media

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Sub Holding PLN Energi Primer akan memperluas pengembangan green economy kerakyatan di beberapa wilayah di Indonesia tahun ini. Memanfaatkan pengembangan biomassa dan hutan energi yang melibatkan masyarakat selain untuk menjamin pasokan biomassa ke pembangkit juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Direktur Biomassa PLN EPI, Antonius Aris menjelaskan kawasan green economy kerakyatan pertama yang dibesut oleh PLN EPI adalah kawasan hutan energi di Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sejak dikembangkan pada Februari lalu di tanah seluas 30 hektare, kini mengalami perkembangan yang signifikan.

“Saat ini perkembangan hutan energi sangat baik. Pada beberapa waktu mendatang masyarakat bisa memanen hutan energi ini. Tanaman ini nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk pakan ternak di saat musim kemarau tiba. Limbah dari hasil panen dimanfaatkan oleh PLN EPI untuk menjadi bahan baku biomassa,” jelas Aris dalam keterangannya, Senin (28/8).

Ada 50 ribu bibit pohon yang ditanam untuk menjadi hutan energi. Tanaman seperti Gamal, Kaliandra, Indigofera, dan Gmelina sangat bermanfaat bagi peternak dan juga menjadi bahan baku yang baik untuk biomassa.

Atas keberhasilan pengembangan di Yogyakarta ini, PLN EPI akan mereplikasi kawasan serupa di beberapa tempat.

“Ya ini untuk tahun ini mengejar musim hujan nanti di musim hujan oktober ataupun november itu akan di replikasi segala tempat, sedang kami kaji dari sisi kelayakan atau tipe lahannya dan juga bagaimana penerimaan masyarakatnya,” ujar Aris.

Aris memastikan bahwa PLN EPI dalam pengembangan hutan energi ini tidak akan menggunakan lahan produktif masyarakat. Nantinya, pola kerjasama yang dipakai PLN EPI dengan Kraton Yogyakarta seperti di Gunung Kidul akan dicoba dilakukan juga di daerah lain.

“Kita tidak akan menggeser lahan produktif masyarakat. Justru kita memanfaatkan lahan kritis atau lahan tidak produktif untuk bisa dikembangkan menjadi hutan energi,” tambah Aris.

Hingga tahun 2025 mendatang PLN Grup mentargetkan 52 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) akan menggunakan teknologi co-firing ini. Untuk tiu, pada tahun 2025 mendatang PLN EPI membutuhkan pasokan biomassa hingga 10 juta ton.

“Untuk memastikan rantai pasok biomassa ini terjaga, kami terus melakukan berbagai langkah kolaboratif dengan berbagai stakeholder. Sehingga teknologi ini selain bisa menekan emisi juga sekaligus mampu mengurangi ketergantungan atas energi fosil,” tambah Aris.

Dukung Penuh

Perwakilan Keraton Yogyakarta, Raden Mas Gusthilantika Marrel Suryokusumo mendukung penuh langkah PLN EPI dalam pengembangan hutan energi ini. Yogyakarta dipilih menjadi salah satu wilayah pilot project sehingga bisa direplikasi dan diadaptasi oleh daerah lain.

“Jadi start-nya lokal, tapi nantinya akan punya efek secara nasional, bahkan internasional. Ini juga menegaskan peran Keraton dalam mendukung upaya pemerintah di bidang lingkungan, khususnya pengurangan emisi,” kata Gusti Marrel.

Lurah Gombang Supriyanto mengucapkan terima kasihnya pada PLN EPI dan Gubernur DIY yang telah menyediakan bibit serta mengizinkan penggunaan tanah Keraton untuk lahan tanaman hijauan tersebut. “Warga kami ini sangat membutuhkan hijauan untuk pakan ternak, terutama di musim kemarau. Makanya ketika ada tawaran kerja sama ini saya langsung terima karena memang 90% warga kami ini petani-peternak,” tambah Supriyanto./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Wisnu Dharmawan, Managing Director - Indonesia, Jobstreet by SEEK.
Korporasi

Jobstreet by SEEK Hadirkan Solusi Rekrutmen Terintegrasi

JAKARTA, Bisnistoday - Jobstreet by SEEK memperkenalkan dua inovasi terbaru dalam platformnya,...

Tol Trans Sumatera
Korporasi

HKI Raih Predikat “Good” dalam Penilaian Tata Kelola Perusahaan

JAKARTA, Bisnistoday - PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) meraih penilaian positif dalam...

Korporasi

Hutama Karya Sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sumsel untuk Tingkatkan Kepastian Hukum dan Tata Kelola

PALEMBANG, Bisnistoday - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) gandeng Kejaksaan Tinggi...

Hutama Karya
Korporasi

Selaraskan Risiko Bisnis dan Keberlanjutan, Hutama Karya Petakan Perencanaan TJSL Lintas Anak Perusahaan

JAKARTA, Bisnistoday - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) memperkuat komitmen penerapan...