ASAHAN, Bisnistoday – Presiden Joko Widodo meresmikan beroperasinya Jalan Tol Indrapura-Kisaran Seksi Lima Puluh – Kisaran sepanjang 32 Km yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera yang akan menghubungkan wilayah Sumatera Utara dan Riau. Peresmian jalan tol ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi di Gerbang Tol Kisaran, Kabupaten Asahan, Rabu (16/10).
Selain itu, juga Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Lau Simeme yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, Rabu, (16/10). Bendungan multifungsi Lau Simeme merupakan bendungan ke-47 yang diresmikan oleh Presiden Jokowi selama sepuluh tahun pada masa pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.
“Daya saing sebuah negara itu penting, pembangunan jalan tol ini akan terus kita perbaiki agar kita bisa terus bersaing,” kata Presiden Jokowi, di Asahan. “Jadi, stok infrastruktur kita itu, semakin banyak dan semakin baik. Tol ini akan meningkatkan daya saing di beberapa titik di Sumatera Utara,” kata Presiden Jokowi.
Menjelang akhir masa pengabdiannya, Presiden Jokowi hadir didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Pj Gubernur Sumatra Utara Agus Fatoni, Pj Bupati Asahan Basarin Yunus Tanjung, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Rachman Arief Dienaputra, dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Miftachul Munir.
Dengan selesainya pembangunan Tol Indrapura-Kisaran yang dapat meningkatkan daya saing kawasan pada koridor Sumut – Riau, serta mendorong tumbuhnya usaha-usaha baru, dan menciptakan lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya.
Tol Indrapura-Kisaran Seksi 2 Lima Puluh – Kisaran merupakan lanjutan Seksi 1 Indrapura – Lima Puluh sepanjang 15,6 km yang telah diresmikan Presiden Jokowi pada Februari 2024 lalu. Ruas tol ini menghubungkan Kabupaten Batubara di sisi Utara dan Kabupaten Asahan di sisi Selatan. Ruas tol ini dibangun dengan nilai investasi sebesar Rp4, 29 triliun dan dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero).
Infrastruktur Bendungan
Presiden Jokowi melanjutkan perjalanan juga meresmikan prasarana pengendali Banjir Kota Medan dan Sekitarnya, Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Lau Simeme terletak di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, Rabu, (16/10). Bendungan multifungsi Lau Simeme merupakan bendungan ke-47 yang diresmikan oleh Presiden Jokowi selama sepuluh tahun pada masa pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.
Presiden Jokowi juga sempat berinteraksi dengan para pelajar dan bertanya jawab seputar manfaat bendungan sebagai bentuk edukasi bagi generasi muda akan pentingnya bendungan sebagai sarana dan prasarana pengelolaan air.
Presiden Jokowi mengatakan Bendungan Lau Simeme yang dibangun sejak 2018 memiliki sejumlah manfaat bagi masyarakat. “Bendungan ini dapat mereduksi banjir di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, dan juga bisa menyediakan air baku, selain juga untuk mengairi areal persawahan di hilir waduk,” kata Presiden Jokowi.
Direktur Jenderal Sumber Daya Kementerian PUPR Air Bob Arthur Lombogia mengatakan Bendungan Lau Simeme didesain dengan tipe zonal timbunan batu yang memiliki tinggi 69,50 meter dengan luas area genangan 125 hektar. Bendungan ini masuk dalam sistem pengendali banjir dari Sungai Percut dan Sungai Deli yang diikuti dengan pembangunan Floodway Deli Percut di wilayah hulu.
“Jadi di bagian bawah itu kita lihat bahwa sungai Deli itu sering mengalami banjir. Ada juga sungai Sikambing juga sering banjir. Dengan adanya bendungan Lau Simeme maka floodway Deli-Percut akan kita fungsikan,” kata Bob Arthur Lombogia./


