www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 19 September 2026
Home LIFESTYLE Rona & Film Prestasi Baim Wong Diakui Dunia, Rekor LEPRID Jadi Bukti: Dedikasi 2 Dekade Perfilman Berbuah Manis

Rona & Film

Prestasi Baim Wong Diakui Dunia, Rekor LEPRID Jadi Bukti: Dedikasi 2 Dekade Perfilman Berbuah Manis


Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Aktor, sutradara, sekaligus produser film kawakan, Baim Wong, kembali menyita perhatian publik setelah ia menerima penghargaan bergengsi yang mengukuhkan dedikasinya selama lebih dari dua dekade di industri perfilman Tanah Air. Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID) baru-baru ini menobatkannya sebagai pemegang rekor berkat konsistensinya dalam memperjuangkan kualitas tinggi di setiap karya yang ia hasilkan.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas rekam jejak Baim, yang bukan hanya sekadar berkarya, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong daya saing sinema Indonesia di kancah global. Pencapaian ini sejalan dengan pernyataan Baim yang selalu memegang teguh prinsip perfeksionisme dan ketelitian dalam proses kreatifnya, mulai dari tahap penulisan hingga produksi selesai.

Saat dikonfirmasi mengenai penganugerahan ini, Baim Wong sempat mengaku terkejut dan sempat menduga adanya kekeliruan, namun ia memastikan komitmennya terhadap kualitas.

“Dari sumber terpercaya, awalnya saya pikir penghargaan ini hanya bercandaan atau mungkin ada kesalahan, tapi ternyata memang benar penghargaan ini untuk saya. Memang benar setiap kali saya bekerja, saya selalu fokus. Saya ingin semuanya sempurna,” ujar Baim kepada wartawan, menunjukkan kerendahan hati sekaligus penegasan atas etos kerjanya.

Proses Kreatif: Kualitas Maksimal Tanpa Kompromi

Baim Wong, yang sukses dengan film horor Lembayung dan Sukma, menjelaskan bahwa baginya sebuah film jauh lebih dari sekadar tontonan hiburan biasa; ia adalah manifestasi dari sebuah karya seni yang memerlukan proses panjang dan detail. Standar kualitas yang ia terapkan adalah mutlak, menolak segala bentuk hasil yang dilakukan secara setengah-setengah.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dan kinerja seluruh tim dalam mencapai standar tersebut. “Setiap pekerjaan yang saya lakukan, saya tidak pernah ingin asal-asalan. Harus bagus. Dari sutradara, penata artistik, produser, sampai aktor—semuanya sangat detail.

Penyutradaraan dan penulisan bekerja luar biasa kerasnya,” paparnya.
Ketelitian Baim tidak berhenti pada pengawasan di lokasi syuting. Ia memastikan dirinya terlibat secara penuh, dari konseptualisasi hingga produk akhir rampung.

“Semua karya saya, ketika membuat film, dimulai dari tahap paling dasar hingga selesai, dari A sampai Z. Itu cara saya untuk membuat film bagus, tidak mau menyalahkan orang lain,” tambahnya, menekankan bahwa keterlibatannya adalah kunci untuk memegang kendali penuh atas mutu karya.

Rekor LEPRID dan Kontribusi Nyata untuk Indonesia

Dedikasi tanpa batas Baim Wong kini resmi tercatat oleh Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID), sebuah lembaga independen yang diakui hukum dan diprakarsai oleh Paulus Pangka. Baim dianugerahi Rekor No. 1017 dengan kategori khusus: “Aktor, Sutradara, dan Produser yang Konsisten Memperjuangkan Kualitas dan Daya Saing Perfilman Indonesia di Kancah Nasional dan Dunia.”

Penghargaan ini mengakui pencapaian Baim Wong yang konsisten mendorong batas-batas genre, mulai dari horor-drama hingga drama mendalam, dengan tujuan utama untuk meningkatkan mutu sinema nasional.

Beberapa prestasi yang memperkuat penilaian LEPRID meliputi:

Film Sukma yang berhasil meraih 7 nominasi di Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) 2025, termasuk nominasi penting seperti Film Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Penulis Terbaik.
Film Lembayung (2024) yang sukses besar di pasaran dan semakin memantapkan reputasinya sebagai kreator film yang memiliki sense pasar sekaligus kualitas.
Konsistensinya dalam berkolaborasi dengan jajaran aktor papan atas, seperti Christine Hakim, Luna Maya, Fedi Nuril, dan Asri Welas dalam produksi Sukma.

Dukungan Penonton sebagai Dorongan Terbesar

Di tengah kesibukannya, Baim mengakui bahwa motivasi terbesarnya untuk terus bereksplorasi dan berkembang datang dari apresiasi masyarakat. Dukungan penonton Indonesia menjadi bahan bakar bagi dirinya untuk terus menghasilkan karya yang lebih baik.

“Syukurlah, film-film saya diapresiasi oleh penonton Indonesia. Ini sangat berarti dan memotivasi saya untuk menciptakan karya baru yang lebih baik. Harapannya, karya-karya itu bisa dinikmati banyak orang dan memberikan manfaat,” tutupnya.

Penghargaan LEPRID ini secara konkret membuktikan bahwa ketekunan, disiplin, dan keseriusan Baim Wong selama lebih dari dua dekade telah memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan perfilman Indonesia.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rona & Film

Film Semua Akan Baik-Baik Saja Masuk 8 Nominasi IFFA Awards 2026 di Australia

JAKARTA, Bisnistoday,- Kabar membanggakan datang dari industri perfilman Indonesia. Film garapan Baim...

Film The Odyssey karyaChristopher Nolan. (dok: IMDb)
Rona & Film

The Odyssey dan Spider-Man Pecahkan Rekor Box Office

JAKARTA, Bisnistoday: The Odyssey dan Spider-Man: Brand New Day mencetak sejarah sebagai...

CapCut AI Contest 2026 (dok:Ist)
Rona & Film

CapCut Gelar AI Content Fest 2026, Bawa Talenta Kreatif Naik ke Layar Lebar

JAKARTA, Bisnistoday - CapCut solusi penyuntingan video terpadu, hari ini (Jumat, 11...

Rona & Film

“Rao Rao Nagari Batuah, Rindu di Ujung Cakrawala

JAKARTA,Bisnistoday- Buku "Rao Rao Nagari Batuah, Rindu di Ujung Cakrawala", adalah sebuah...