JAKARTA, Bisnistoday – Partisipasi Indonesia dalam pameran Makkah Expo for Hotels & Restaurants 2022 sebagai upaya perwakilan RI di Arab Saudi untuk mempromosikan produk Indonesia, terutama produk terkait kebutuhan hotel dan restoran. Hal tersebut diungkapkan oleh Konsul Jenderal RI Eko Hartono.
“Kami melihat antusiasme yang cukup tinggi dari pelaku usaha di Arab Saudi untuk mengimpor produk-produk Indonesia. Hal ini sejalan dengan pencabutan pembatasan protokol kesehatan yang mulai berlaku pada 6 Maret yang lalu,” ujar Eko dalam keteranganya di Jakarta, kemarin.
Berdasarkan profil pameran Makkah Expo 2022, industri makanan Arab Saudi saat ini tumbuh eksponensial. Kebutuhan konsumsi produk makanan dan minuman pada 2021 mencapai 32,9 juta ton per tahun dengan nilai konsumsi pangan mencapai USD 59 miliar.
Sementara, Kepala ITPC Jeddah Muhammad Rivai Abbas menjelaskan, di Makkah Expo for Hotels & Restaurants 2022, peserta pameran dari Indonesia juga akan bergabung dalam pertemuan bisnis dengan pelaku usaha dan importir Arab Saudi. Pertemuan bisnis ini diharapkan dapat mengoptimalisasi kegiatan promosi melalui fasilitasi pertemuan secara langsung antara pelaku usaha Indonesia dan calon pembeli potensial.
Berita Terkait : Expo 2020 Dubai :Indonesia Pamerkan Keajaiban Alam Pulau Komodo
Makkah Expo for Hotels & Restaurants merupakan ajang pameran tahunan di Mekkah yang fokus terhadap bidang perhotelan dan kesanggrahan (hospitality) seperti perlengkapan resort, jasa konstruksi, perlengkapan hotel, interior, furnitur, amenities, teknologi dan keamanan, horeka, jasa kebersihan dan pelayanan, serta produk lainnya yang terkait industri kesanggrahan.
Mitra Dagang Unggulan
Arab Saudi merupakan mitra dagang bagi Indonesia. Total perdagangan Indonesia dan Arab Saudi pada 2021 mencapai USD 5,55 miliar. Ekspor Indonesia di tahun 2021 tercatat sebesar USD 1,58 miliar atau meningkat 18,28 persen dibandingkan 2020 yang tercatat sebesar USD 1,34 miliar.
“Nilai ekspor Indonesia ke Arab Saudi periode 2021 merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir (2017–2021). Nilai ekspor tersebut sekaligus menunjukkan optimisme bahwa produk-produk Indonesia makin diterima di pasar Saudi,” ungkap Rivai.
Partisipasi Indonesia dalam Makkah Expo adalah hasil kerja sama Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Konsulat Jenderal RI di Jeddah, dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah.
“Tujuan partisipasi Indonesia pada Makkah Expo 2022 adalah untuk meningkatkan ekspor ke Arab Saudi dan memanfaatkan pasarnya yang unik. Besarnya pangsa pasar ekspatriat serta jemaah haji dan umroh merupakan peluang besar bagi produk Indonesia,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi.
Selain itu, lanjut Didi, pameran ini merupakan sarana untuk bertemu dan menjalin jejaring dengan perusahaan internasional dari berbagai negara. “Makkah Expo 2022 juga membuka kesempatan menjajaki kerja sama pengembangan bisnis di negara Gulf Cooperation Council (GCC) dan negara- negara di kawasan Afrika, mengingat posisi Mekkah sebagai salah satu pusat destinasi utama Muslim dari seluruh dunia,” imbuh Didi. /



