JAKARTA, Bisnistoday – Program unggulan Presiden Prabowo, Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berbenah mencari pola pelayanan terbaik. Pada Kamis (11/9), uji coba MBG berbasis Dapur Sekolah digelar di SDN 01 Menteng, Jakarta Pusat, dan berjalan lancar tanpa mengganggu proses belajar mengajar.
Kepala Sekolah SDN 01 Menteng, Irawan, menegaskan bahwa pelaksanaan MBG dengan konsep dapur sekolah justru membuat siswa lebih antusias.“Para siswa menyantap makanan dengan begitu lahap. Anggapan bahwa program ini akan merepotkan guru atau mengganggu kegiatan belajar sama sekali tidak benar,” dalam keterangan Irawan.
Dalam pelaksanaan uji coba, sistem prasmanan diterapkan dengan menyiapkan tiga meja makan. Siswa antre sesuai kelasnya masing-masing dengan didampingi guru. Proses pembagian makanan untuk sekitar 400 porsi yang terdiri dari 384 siswa serta guru dan karyawan selesai hanya dalam waktu 1 jam 20 menit.
“Pembagian makanan dilakukan saat jam istirahat, sehingga tidak mengganggu jalannya pelajaran,” tambah Irawan.
Dapur sekolah melibatkan pengelola dan petugas kantin sebagai juru masak utama, sementara komite sekolah serta orang tua murid membantu dalam penyiapan bahan dan pengemasan. Para guru hanya bertugas mendampingi siswa agar antre dengan tertib.
Uji coba konsep dapur sekolah ini menjadi solusi atas sejumlah persoalan yang sebelumnya muncul, seperti makanan basi atau risiko keracunan. Dengan dapur sekolah, makanan bisa disajikan lebih cepat, hangat, dan segar.
“Dapur sekolah mampu menyajikan makanan lebih cepat dan hangat sehingga potensi basi dan keracunan sangat minim,” tegas Irawan.//



