JAKARTA, Bisnistoday – PT Bank Danamon Indonesia Tbk mengumumkan rencana perubahan susunan pengurus yang akan diajukan kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 31 Maret 2026. Langkah ini menjadi bagian dari proses transisi kepemimpinan di salah satu bank swasta nasional besar di Indonesia.
Dalam rencana tersebut, Direktur Utama Danamon Daisuke Ejima, Wakil Direktur Utama Honggo Widjojo Kangmasto, serta Komisaris Nobuya Kawasaki akan mengakhiri masa jabatannya efektif pada penutupan RUPST.
Menariknya, Nobuya Kawasaki yang saat ini menjabat sebagai komisaris akan dinominasikan untuk menjadi Direktur Utama Danamon yang baru, dengan persetujuan akhir tetap berada di tangan pemegang saham dalam RUPST mendatang.
Sebagai bagian dari grup keuangan global MUFG Bank Ltd., perubahan kepemimpinan ini dipandang sebagai bagian dari strategi penguatan manajemen dan integrasi bisnis regional.
Nobuya Kawasaki sendiri saat ini menjabat sebagai Chief Executive for Asia Pacific sekaligus Managing Executive Officer di MUFG Bank. Ia juga aktif di sejumlah perusahaan teknologi finansial regional, termasuk sebagai direktur di Ascend Money, Globe Fintech Innovations, dan Silver Technology.
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di dunia perbankan internasional, Kawasaki dikenal memiliki spesialisasi di bidang merger dan akuisisi (M&A) serta investasi perbankan.
Sepanjang kariernya di MUFG, ia pernah memegang berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Executive Officer dan Deputy Group Head of Global Commercial Banking Business Group, serta memimpin Global Commercial Banking Planning Division yang berperan dalam pengembangan inisiatif strategis lintas negara.
Bank Besar dengan Jaringan Luas
Per akhir 2025, Danamon tercatat memiliki aset konsolidasian sebesar Rp275,7 triliun. Bank ini melayani berbagai segmen nasabah, mulai dari ritel, usaha kecil dan menengah, hingga korporasi dan lembaga keuangan.
Operasionalnya didukung oleh lebih dari 28.000 karyawan serta jaringan luas yang mencakup lebih dari 1.200 cabang, hampir 1.000 ATM dan CRM, serta konektivitas dengan sekitar 60.000 jaringan ATM nasional.
Selain itu, layanan digital juga terus diperkuat melalui aplikasi D-Bank PRO untuk nasabah individu dan Danamon Cash Connect bagi nasabah korporasi.
Manajemen Danamon menyatakan informasi lengkap terkait agenda RUPST akan diumumkan bersamaan dengan pemanggilan resmi rapat yang dijadwalkan pada 9 Maret 2026.
Dengan perubahan struktur pengurus ini, Danamon diharapkan dapat memperkuat transformasi bisnis serta memperluas sinergi dengan jaringan global MUFG guna mempercepat pertumbuhan di industri perbankan Indonesia.//


