www.bisnistoday.co.id
Minggu , 23 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Rupiah Menguat ke Posisi Rp15.096 per Dolar AS
BursaBURSA & KORPORASI

Rupiah Menguat ke Posisi Rp15.096 per Dolar AS

Kurs rupiah kian menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (8/02) ditutup menguat 53 poin ke posisi Rp15.096 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya di Rp15.148 per dolar AS.

“Rupiah menguat didukung oleh pelemahan dolar AS setelah dalam pidatonya the Fed, Powell bernada dovish dengan menegaskan bahwa proses disinflasi sedang berlangsung,” kata Analis DCFX Futures Lukman Leong seperti dikutif Antara, Rabu (8/02).

Komentar yang kurang hawkish dari Ketua The Fed Jerome Powell meningkatkan selera risiko dan harapan investor bahwa Bank Sentral AS akan segera melonggarkan kebijakan moneter.

Pada Selasa (7/02), Powell menegaskan kembali bahwa disinflasi telah dimulai tetapi memperingatkan bahwa laporan pekerjaan yang menakjubkan pada Jumat (3/2/2023) menunjukkan mengapa pertempuran melawan inflasi akan “memakan waktu cukup lama.”

Pekan lalu, The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dan mengatakan telah melewati periode sulit dalam perang melawan inflasi yang tinggi tetapi proyeksi “peningkatan berkelanjutan” dalam biaya pinjaman akan diperlukan.

Sementara dari dalam negeri, data pertumbuhan ekonomi mendukung penguatan rupiah. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia tahun 2022 tumbuh sebesar 5,31 persen, lebih tinggi dibanding capaian tahun 2021 yang mengalami pertumbuhan sebesar 3,70 persen.

Kepala BPS Margo Yuwono menyebutkan realisasi pertumbuhan ekonomi 2022 yang sebesar 5,31 persen dibanding tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) merupakan pertumbuhan yang tertinggi sejak tahun 2013.

Di samping itu, cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2023 mencapai 139,4 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Desember 2022 sebesar 137,2 miliar dolar AS.

Bank Indonesia (BI) menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Rupiah pada pagi hari dibuka turun ke posisi Rp15.149 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.096 per dolar AS hingga Rp15.151 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu naik ke posisi Rp15.122 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.139 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Asuransi BRI Life Raih Enam Penghargaan TADEA 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih enam penghargaan dalam ajang...

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025, serta melanjutkan pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026. (dok: Ciputra Life)
BURSA & KORPORASI

Pertumbuhan Bisnis Ciputra Life Berlanjut di Semester I 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...