www.bisnistoday.co.id
Rabu , 12 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Sampah Kemasan Berbahan Plastik Ancam Lingkungan
NASIONAL & POLITIK

Sampah Kemasan Berbahan Plastik Ancam Lingkungan

BAHAN PLASTIK : Kawali Indonesia Lestari desak pemerintah perketat regulasi produk kemasan berbahan platik karena tidak ramah lingkungan.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday. –  Permasalahan sampah plastik konvensional yang semakin menumpuk keberadaannya menjadi masalah yang harus diperhatikan semua stakeholder baik pemerintah pusat/daerah, perusahaan, industri, dan masyarakat luas. Para stakeholder harus sangat aware dalam membuat ataupun menggunakan plastik konvensional sekali pakai ini, apalagi jika plastik konvensional ini dijadikan sebagai kemasan suatu produk.

Fatmata Juliansyah, Manager Advokasi dan Kampanye KAWALI Nasional dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (9/1) mengatakan, kemasan produk berbahan dasar plastik konvensional sekali pakai ini berbahaya bagi lingkungan karena keberadaannya yang menumpuk dan sulit untuk terurai.

“Sudah membahayakan dan mengancam lingkungan. Seharusnya bagi perusahaan yang mengguanakan kemasan produknya dengan plastik konvensional harus mempunyai program after consumer yang menjadi tanggung jawab produsen dalam mengelola sampahnya (Extended Producer Responsibility / EPR),” tukas Fatmata. 

Baru-baru ini juga, lanjut Fatmata, terdapat produk air minum kemasan yang menggunakan galon berbahan plastik sekali pakai. Produsen mengiklankan produknya lebih higienis karena menggunakan bahan plastic tersebut, yang mana sebetulnya hal demikian bertolak belakang dengan program pemerintah dalam pengurangan sampah plastik konvensional.

Fatmata melanjutkan, dalam mengiklankan produknya, seharusnya produsen juga mengedukasi masyarakat tentang bagaimana cara membuang/mengumpulkan sampah setelah pemakain dari produk tersebut. Karena itu, merupakan tanggung jawab produsen atas sampah dari produknya. 

“Selain itu pemerintah sebagai pemegang dan pembuat kebijakan juga harus mengambil peranan dalam hal ini, seperti kerjasama antara KLHK dan Kementrian Perindustrian yang seharusnya tidak memberikan izin kepada perusahaan yang belum mempunyai program after consumer,” tuturnya. 

Selain itu, Pegiat lingkungan ini menuturkan. tidak hanya dampak bagi lingkungan yang harus diperhatikan, namun kesehatan bagi masyarakat yang mengkonsumsi produk tersebut juga sama pentingnya. Plastik sekali pakai mengandung Bisphenol A (BPA), maka mutlak syaratnya untuk mencantumkan label BPA Free di setiap kemasan produk. 

Menurutnya, tidak hanya itu, produk air minum kemasan galon isi ulang pun harus jelas standarisasinya dan kemanannya untuk kesehatan masyarakat, seperti berapa lama batas waktu galon tersebut harus dimusnahkan dan dibuat kembali dengan bahan yang baru, dan standar kesehatan lainnya. 

“Ini merupakan tanggung jawab produsen yang menjual produknya ke masyarakat dengan tentunya diawasi oleh pemerintah yang mempunyai peranan sebagai pemegang kebijakan dan pembuat kebijakan,” tegasnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Fahri Hamzah
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Bahas Transformasi Kota Bersama Sultan DIY

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah...

Wamen ATR/BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

JAKARTA, Bisnistoday  - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan...

Bahlil Sentil Menteri Perumahan maruara sirait prabowo hipmi
NasionalNASIONAL & POLITIK

Canda Bahlil Colek Kinerja Perumahan di Depan Prabowo

LAMPUNG, BisnisToday - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil...

Fahri Hamzah Dorong Reformasi Total Sektor Perumahan Nasional_Baku Menjadi Alarm Dunia
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Dorong Reformasi Total Sektor Perumahan Nasional

Jakarta, BisnisToday - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah,...