JAKARTA, Bisnistoday – Semen Merah Putih sebagai salah satu brand lokal material bahan bangunan semen dibawah PT Cemindo Gemilang, bersama KPN Corp melalui program KPN Care, melakukan program Corporate Social Responsibility (CSR) renovasi Sekolah Luar Biasa (SLB) Mini Bakti, Jakarta. Kegiatan ini sebagai bukti nyata, Semen Merah Putih, dalam peningkatan pendidikan inklusif di Indonesia.
Head of Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk (Semen Merah Putih), Nyiayu Chairunnikma, dalam acara peresmian SLB, Kamis (17/7) tersebut menjelaskan bahwa CSR renovasi SLB Mini Bakti menjadi bagian dari strategi keberlanjutan Semen Merah Putih.
“Masyarakat dan lingkungan sosial, dalam hal ini, anak berkebutuhan khusus adalah bagian dari stakeholder sosial kami. Program renovasi SLB Mini Bakti Ini menjadi langkah awal sekaligus bukti nyata Semen Merah Putih dalam mewujudkan kepedulian itu,” jelas Nyiayu.
Lebih lanjut Nyiayu juga menambahkan bahwa program renovasi ini dilaksanakan oleh alumni Mandor Pintar Institute (MPI) Semen Merah Putih. Program MPI sendiri merupakan pelatihan dan sertifikasi profesional bagi tenaga konstruksi, bertujuan meningkatkan keterampilan tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja profesional bersertifikat.
Data terkini World Bank menyebutkan sekitar 1 dari 3 anak berkebutuhan khusus di Indonesia masih belum memperoleh akses pendidikan memadai. Indonesia menghadapi tantangan besar dalam penyediaan pendidikan inklusif.
Nyiayu mengatakan, banyak hambatan yang menjadi penyebab kurangnya pemerataan kesempatan belajar ini, mulai dari masih kuatnya stigma diskriminatif terhadap anak berkebutuhan khusus, minimnya jumlah tenaga pengajar dengan keterampilan khusus ini sampai kurangnya fasilitas sarana dan prasarana yang memadai untuk pendidikan anak berkebutuhan khusus.
Kegiatan CSR ini juga dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun PT Cemindo Gemilang Tbk (Produsen Semen Merah Putih) yang ke-14. Oleh karena itu, Surindro Kalbu Adi, Director of Commercial & Logistic PT Cemindo Gemilang Tbk (Semen Merah Putih), mengungkapkan bahwa program CSR ini harus menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai yang diyakini dan dijalankan oleh perusahaan, terutama nilai harmoni dan keberlanjutan.
Perbaikan Pendidikan Inklusif
Sejalan dengan komitmen diatas, renovasi SLB Mini Bakti diyakini tidak hanya tentang memperbaiki fasilitas fisik, tetapi mencerminkan visi keberlanjutan Semen Merah Putih dalam pilar “People”, yang menempatkan manusia sebagai pusat dari semua kebijakan dan aktivitas.
Pelibatan aktif lebih dari 50 orang karyawan kantor pusat Semen Merah Putih dan KPN Corp melalui Employee Volunteer (EVO), serta kontribusi tenaga kerja alumni Mandor Pintar Institute (MPI), menunjukkan pendekatan partisipatif dan inklusif perusahaan untuk menghasilkan dampak berkelanjutan.
Agusnadi, Head of Corporate Communication KPN Corp, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan perubahan sosial yang nyata. Menurutnya perbaikan SLB ini adalah lambang dari gerakan bersama dari berbagai pemangku kepentingan untuk memperbaiki berbagai dimensi sosial kemasyarakatan.
“Kami memandang karyawan sebagai salah satu agen perubahan yang penting. Lewat program Employee Volunteer, kami tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menciptakan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian mendalam di internal perusahaan,” tambahnya./



