JAKARTA, Bisnistoday – Perusahaan asal Jepang SoftBank Group Corp. memilih mundur dari rencana investasi di Proyek Ibu Kota Negara (IKN) yang berada di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Sesuai rencana perusahaan ini bakal berinvestasi sebesar 40 Miliar USD, atau setara dengan Rp 572 Triliun.
Juru Bicara SofBank mengungkapkan hal itu kepada media Reuters, akhir pekan ini bahwa perusahaan besar dari Jepang ini memilih melewatkan investasi IKN namun tetap berinvestasi di instrument lainnya.
“SoftBank melewatkan proyek tersebut, tetapi akan terus berinvestasi di Indonesia melalui perusahaan portofolio Vision Fund,” kata Juru Bicara Softbank, Jumat (11/3).
Berita Terkait : Bambang Susantono Dilantik Kepala Otorita IKN
Menko Marinves Luhut B Pandjaitan membenarkan tentang informasi mundurnya rencana investasi dari Pendiri SoftBank Masayoshi Son itu. Hanya saja, Luhut B Padjaitan tidak menjelaskan alasan mengenai mudurnya rencana investasi ini.
“Tidak ada lagi cerita tentang Masayoshi, dia sudah keluar,” ujar Menko Marinves Luhut B Panjaitan kepada Bloomberg, pekan ini.
Seperti diketahui, bahwa Menko Marinves ini, pada Januari 2020 pernah mengatakan SoftBank telah menawarkan investasi hingga 40 miliar USD untuk proyek tersebut. Tetapi, SoftBank mengatakan pada saat itu tidak ada angka yang ditawarkan.
Menurutnya, kejadian ini bukan pertama kalinya bagi Masayoshi mundur dari proyek berbiaya mahal yang dipimpin pemerintah. SoftBank dan Arab Saudi menandatangani nota kesepahaman pada 2018 untuk pengembangan tenaga surya senilai 200 miliar USD, jauh lebih besar daripada proyek Ibu Kota Negara, yang akhirnya terhenti./reuters/bloomberg/




