GORONTALO, Bisnistoday – Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, H. Addin Jauharudin, melakukan penanaman bibit jagung sekaligus meluncurkan program Patriot Ketahanan Pangan di Desa Ulantha, Sumbawa, Bone Bolango, Gorontalo, Sabtu (19/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen GP Ansor untuk berkontribusi dalam penguatan sektor pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Jagung dipilih bukan tanpa alasan. Komoditas ini merupakan salah satu produk unggulan Provinsi Gorontalo yang selama ini menopang perekonomian daerah dan nasional. Addin menilai, program Patriot Ketahanan Pangan menjadi peluang strategis untuk mengonsolidasikan kekuatan organisasi sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional. Patriot Ketahanan Pangan Ansor juga akan berkontribusi pada pemenuhan gizi masyarakat Indonesia.
“Kita tahu, komoditas jagung salah satu sumber terbesarnya ada di Gorontalo. Melalui Patriot Ketahanan Pangan ini, saya harapkan bisa menjadi penopang organisasi untuk terus memberikan sumbangsih kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah,” ujar Addin.
Lebih lanjut, Addin menekankan bahwa orientasi gerakan nasional Ansor di sektor pangan tak hanya bertumpu pada sinergi dengan program pemerintah. Gerakan ini juga bertujuan menciptakan basis pemberdayaan ekonomi yang inklusif, menyasar kader dan masyarakat secara luas.
“Jadi kami sedang bergerak menciptakan lumbung. Di mana di dalamnya kemakmuran bisa dirasakan oleh masyarakat dan kader. Dari Patriot Ketahanan Pangan bisa ciptakan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” terangnya.
Bentuk Warung BUMA
Selain menanam jagung, Addin juga meresmikan Warung BUMA sebagai wadah ekonomi baru bagi kader Ansor Gorontalo. Langkah progresif ini mendapat apresiasi langsung dari sang ketua umum.
Addin menjelaskan Warung BUMA di Gorontalo termasuk pioner pertama. Secara nasional, Warung BUMA baru akan diluncurkan pada Selasa, 22 Juli 2025 di Jakarta. Hasil kolaborasi antara BUMA GP Ansor dengan Indogrosir Group ini akan diawali dengan peresmian 21 gerai Warung BUMA dan 1 Indomaret. Ini menjadi gerai kolaborasi antara produk principal dan produk para kader Ansor.
“Insya Allah minggu depan baru akan di-launching di pimpinan pusat. Dan Gorontalo sudah memulainya, tentu saya apresiasi. Dan ini langkah progresif,” katanya.
Addin menilai pembentukan Warung BUMA sangat relevan dengan kebutuhan organisasi di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu. Ia mendorong kader untuk melihat peluang dan terus berkembang melalui pendekatan kewirausahaan yang terstruktur.
“Keadaan ekonomi sekarang bukan untuk diratapi. Tapi bagaimana kita, dengan potensi kita, terus berpikir menciptakan peluang untuk kita berkembang. Melalui pembinaan, akses modal, dan pengelolaan yang bagus, Insya Allah Warung BUMA Gorontalo ini akan memberikan dampak signifikan bagi kader dan masyarakat,” tambahnya./




