www.bisnistoday.co.id
Selasa , 14 Juli 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Temui Menteri UMKM, APKLI Perjuangan Keluhkan Sepi Pembeli dan Omzet Anjlok
Ekonomi RakyatHEADLINE NEWS

Temui Menteri UMKM, APKLI Perjuangan Keluhkan Sepi Pembeli dan Omzet Anjlok

Ali Mahsun
dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed. Ketua Umum APKLI./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kelesuan ekonomi rakyat kecil kembali mencuat. Pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah mengeluhkan kondisi pasar yang semakin sepi dan omzet yang terus merosot. Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI Perjuangan) kepada Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman dalam pertemuan di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta.

Rombongan APKLI Perjuangan yang dipimpin Ketua Umum dr. Ali Mahsun Atmo, M.Biomed., menyampaikan bahwa melemahnya daya beli masyarakat menjadi persoalan utama yang dirasakan PKL dan UMKM di pasar rakyat, warung kelontong, hingga sentra kuliner di seluruh Indonesia

“Kondisi PKL dan UMKM saat ini benar-benar memprihatinkan. Pasar sepi, omzet anjlok. Ini bukan hanya terjadi di kota besar, tetapi juga di daerah,” tegas Ali Mahsun di hadapan Menteri UMKM.

APKLI Perjuangan juga menyoroti dampak ekonomi digital yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada pelaku usaha kecil. Selain itu, mereka mengungkapkan efek lanjutan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan hampir satu tahun.

Menurut laporan dari berbagai daerah, banyak kantin sekolah terpaksa tutup. Usaha kuliner di sekitar sekolah ikut terdampak, bahkan tidak sedikit yang gulung tikar. Di sisi lain, harga kebutuhan pokok justru meningkat, memicu kekhawatiran akan risiko inflasi yang lebih tinggi

Dorong Reformasi KUR Jadi MUPP

Dalam pertemuan tersebut, APKLI Perjuangan mendorong pemerintah untuk melakukan terobosan kebijakan dengan mengubah skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi kredit MUPP (Modal Usaha Produktif dan Pendampingan) melalui penerbitan Peraturan Presiden.

Ali Mahsun menilai, selama hampir dua dekade sejak KUR diluncurkan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ribuan triliun rupiah telah dikucurkan, namun dampaknya belum signifikan terhadap peningkatan kualitas dan daya saing UMKM.

“Kelemahan mendasar KUR adalah minimnya pendampingan dari hulu ke hilir. Akibatnya, banyak kredit macet dan pelaku usaha sulit naik kelas,” ujarnya.

APKLI Perjuangan memperkirakan tanpa pendampingan yang kuat, tingkat kemacetan kredit PKL dan UMKM bisa mencapai 40–50 persen. Kondisi ini dinilai menghambat upaya Indonesia dalam menyongsong puncak bonus demografi 2030, yang membutuhkan setidaknya 100 juta UMKM unggul dan berdaya saing.

Gerakan Pasar Rakyat dan Satu Data UMKM

Selain reformasi pembiayaan, APKLI Perjuangan mengusulkan revitalisasi dan integrasi pasar rakyat melalui Gerakan Pasar Rakyat (GPR). Mereka juga menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan satu data nasional UMKM melalui platform SAPA UMKM serta tata kelola satu rumah Holding UMKM Indonesia

Menteri UMKM Maman Abdurrahman merespons positif berbagai aspirasi tersebut. Ia menyatakan komitmen pemerintah untuk terus mendorong UMKM naik kelas melalui pendampingan, permodalan, digitalisasi, dan peningkatan kapasitas usaha.

Maman bahkan memberikan arahan langsung kepada Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, untuk menindaklanjuti aspirasi APKLI Perjuangan secara cepat dan konkret.“Kami terus berupaya agar UMKM memiliki peran sentral dalam program unggulan Presiden Prabowo, termasuk Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Maman./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

NELAYAN TRADISIONAL
HEADLINE NEWS

Presiden Prabowo Perintahkan Pemberian Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal Ukuran 30–200 GT

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan pemberian harga khusus Bahan...

Guru Besar ITB
HEADLINE NEWS

Ekonom Tak Cukup Hanya Mengamati, Harus Ikut Merancang Sistem yang Tangguh

BANDUNG, Bisnistoday - Seorang ekonom tidak cukup hanya menjelaskan bagaimana pasar bekerja,...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

“Net Sell” Asing Masih Menahan Penguatan Pasar

JAKARTA, Bisnistoday – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dibayang-bayangi setimen...

Ekonomi Rakyat

Harkopnas ke-79: Pesta Rakyat Sukses Hidupkan Semangat Gotong Royong Komunitas

JAKARTA - Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 dimeriahkan dengan kolaborasi strategis...