www.bisnistoday.co.id
Minggu , 30 Agustus 2026
Home LIFESTYLE Ternyata Hanya Sedikit Wisatawan Gunakan AI Untuk Traveling. Berapa Persen?
LIFESTYLEWisata & Kuliner

Ternyata Hanya Sedikit Wisatawan Gunakan AI Untuk Traveling. Berapa Persen?

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Dalam beberapa tahun terakhir, kecerdasan buatan (AI) telah menjadi bagian integral dalam penggunaan internet, mengubah cara kita mencari dan memverifikasi informasi. Seiring AI terus berkembang, kehadirannya pun semakin meningkat, menjadikan perangkat bertenaga AI hampir ada di mana-mana.

Menurut survei Kaspersky, kurang dari sepertiga responden memercayai AI untuk merencanakan perjalanan (travel planning). Namun, 96% responden merasa puas dengan pengalaman ini, sementara 84% berencana untuk menggunakannya di masa mendatang.

Siapa yang menggunakan AI dan mengapa? Survei mengkonfirmasi bahwa AI telah menjadi alat yang tersebar luas di kalangan pengguna internet aktif, 72% responden mengaku menggunakan AI setidaknya sekali. Di bawah usia 35 tahun, angka ini mencapai 88%.

Namun, seperti yang diperkirakan, generasi yang lebih tua (54+) cenderung kurang menggunakan layanan AI, dengan hanya 54% yang pernah berinteraksi dengan AI dan 20% tidak menunjukkan minat untuk mencoba.

“Ternyata penggunaan AI yang paling populer adalah untuk penelitian, dengan 76% responden mengonfirmasi bahwa itu adalah penggunaan AI yang paling umum. Tempat kedua dan ketiga ditempati AI untuk bekerja (45%) dan belajar (40%),” ujar ujar Vladislav Tushkanov, Manajer Grup di Kaspersky AI Technology Research Center dalam keterangan persnya beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Sebelum Berwisata, Re-Check Informasi Yang Diberikan AI Secara Independen

Hiburan (39%) dan bereksperimen dengan teknologi (39%) berada di posisi keempat. AI dalam perencanaan perjalanan atau travel planning, dengan 28% suara, belum termasuk di antara penggunaan AI yang paling populer.

Terlepas dari persentase pengguna yang relatif kecil yang menerapkan AI dalam perencanaan perjalanan, hampir semuanya (96%) puas dengan pengalaman ini. 44% menyatakan “sempurna” sementara 52% menyatakan “baik”, yang masih merupakan salah satu skor kepuasan tertinggi.

Dalam kedua kasus tersebut, sebagian besar responden mengonfirmasi bahwa mereka berencana menggunakan AI saat mempersiapkan perjalanan di masa mendatang, (84%) yang menunjukkan bahwa layanan AI mungkin akan jauh lebih populer sebagai alat perencanaan dalam waktu dekat.

“Bagi wisatawan, AI tetap mempertahankan fungsi terpopulernya yakni riset. 70% responden yang telah menggunakan AI dalam perencanaan perjalanan mempercayai AI untuk mengidentifikasi acara dan aktivitas lain bagi mereka, baik itu mencari tempat wisata yang cocok, rute wisata populer, maupun toko suvenir. 66% menggunakan AI untuk memilih akomodasi, 60% membuat daftar restoran dengan bantuannya, dan 58% bahkan menugaskan AI untuk mencari tiket, “ tutur Vladislav./

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Hotel Marriott INt
Wisata & Kuliner

Di Balik Predikat Posisi Tempat Kerja Terbaik Marriott International di Indonesia 2026 

JAKARTA, Bisnistoday  - Masyarakat Indonesia diakui secara global sebagai salah satu bangsa yang...

Wisata & Kuliner

Mooncake Bandung dari Holiday Inn Bandung Pasteur, Manisnya Tradisi Berbagi di Mid-Autumn Festival 2026

BANDUNG, Bisnistoday - Perayaan Mid-Autumn Festival identik dengan momen berkumpul bersama keluarga,...

Wisata & Kuliner

Mengenal Lebih Dekat dengan Bloom Hotel Bali Ungasan

PERKEMBANGAN bisnis perhotelan di Bali dinilai masih sangat menjanjikan. Hal ini ditandai...

Wisata & Kuliner

Rindu Ragam Kuliner Nusantara? Temukan di Kampung Legendaris Mal Ciputra Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday – Merayakan semangat kemerdekaan sekaligus kekayaan budaya kuliner Nusantara, Mal...