www.bisnistoday.co.id
Selasa , 14 Juli 2026
Home LIFESTYLE Ternyata Hanya Sedikit Wisatawan Gunakan AI Untuk Traveling. Berapa Persen?
LIFESTYLEWisata & Kuliner

Ternyata Hanya Sedikit Wisatawan Gunakan AI Untuk Traveling. Berapa Persen?

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Dalam beberapa tahun terakhir, kecerdasan buatan (AI) telah menjadi bagian integral dalam penggunaan internet, mengubah cara kita mencari dan memverifikasi informasi. Seiring AI terus berkembang, kehadirannya pun semakin meningkat, menjadikan perangkat bertenaga AI hampir ada di mana-mana.

Menurut survei Kaspersky, kurang dari sepertiga responden memercayai AI untuk merencanakan perjalanan (travel planning). Namun, 96% responden merasa puas dengan pengalaman ini, sementara 84% berencana untuk menggunakannya di masa mendatang.

Siapa yang menggunakan AI dan mengapa? Survei mengkonfirmasi bahwa AI telah menjadi alat yang tersebar luas di kalangan pengguna internet aktif, 72% responden mengaku menggunakan AI setidaknya sekali. Di bawah usia 35 tahun, angka ini mencapai 88%.

Namun, seperti yang diperkirakan, generasi yang lebih tua (54+) cenderung kurang menggunakan layanan AI, dengan hanya 54% yang pernah berinteraksi dengan AI dan 20% tidak menunjukkan minat untuk mencoba.

“Ternyata penggunaan AI yang paling populer adalah untuk penelitian, dengan 76% responden mengonfirmasi bahwa itu adalah penggunaan AI yang paling umum. Tempat kedua dan ketiga ditempati AI untuk bekerja (45%) dan belajar (40%),” ujar ujar Vladislav Tushkanov, Manajer Grup di Kaspersky AI Technology Research Center dalam keterangan persnya beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Sebelum Berwisata, Re-Check Informasi Yang Diberikan AI Secara Independen

Hiburan (39%) dan bereksperimen dengan teknologi (39%) berada di posisi keempat. AI dalam perencanaan perjalanan atau travel planning, dengan 28% suara, belum termasuk di antara penggunaan AI yang paling populer.

Terlepas dari persentase pengguna yang relatif kecil yang menerapkan AI dalam perencanaan perjalanan, hampir semuanya (96%) puas dengan pengalaman ini. 44% menyatakan “sempurna” sementara 52% menyatakan “baik”, yang masih merupakan salah satu skor kepuasan tertinggi.

Dalam kedua kasus tersebut, sebagian besar responden mengonfirmasi bahwa mereka berencana menggunakan AI saat mempersiapkan perjalanan di masa mendatang, (84%) yang menunjukkan bahwa layanan AI mungkin akan jauh lebih populer sebagai alat perencanaan dalam waktu dekat.

“Bagi wisatawan, AI tetap mempertahankan fungsi terpopulernya yakni riset. 70% responden yang telah menggunakan AI dalam perencanaan perjalanan mempercayai AI untuk mengidentifikasi acara dan aktivitas lain bagi mereka, baik itu mencari tempat wisata yang cocok, rute wisata populer, maupun toko suvenir. 66% menggunakan AI untuk memilih akomodasi, 60% membuat daftar restoran dengan bantuannya, dan 58% bahkan menugaskan AI untuk mencari tiket, “ tutur Vladislav./

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Wisata & Kuliner

Oreo dan BTS Hadirkan Cita Rasa Budaya Korea lewat Kreasi Biskuit 

JAKARTA, Bisnistoday, J — RM, Jin, SUGA, J-hope, Jimin, V, dan Jung...

Wisata & Kuliner

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia

SYDNEY, Bisnistoday,- Di lantai dasar gedung ikonik Wesley Mission, 220 Pitt Street,...

Mal CIputra 1
Wisata & Kuliner

FOTO: Liburan Sekolah, Wisata Hutan Edukatif ‘Explore The Jungle’ Hadir di Mal Ciputra Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday — Explore The Jungle menghadirkan wisata hutan edukatif di Mal...

Labuan Bajo
Wisata & Kuliner

Menjelajahi Sisi Lain Indonesia Jadi Tren Baru Liburan Musim Panas Wisatawan Asing

JAKARTA, Bisnistoday - Sepanjang musim panas ini, minat berkunjung ke berbagai destinasi...