www.bisnistoday.co.id
Kamis , 2 Juli 2026
Home EKONOMI Wamenaker Minta Rakernas KSBSI Lahirkan Pemikiran Konstruktif dan Konkrit
EKONOMISektor Riil

Wamenaker Minta Rakernas KSBSI Lahirkan Pemikiran Konstruktif dan Konkrit

RAKERNAS BURUH : Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Tahun 2022 di Jakarta, Senin (11/7). 
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Tahun 2022 bertajuk “Kontrak Sosial Baru Memastikan Perlindungan Sosial dan Transisi yang Adil” di Jakarta, Senin (11/7). 

Menurut Afriansyah Noor, Rakernas KSBSI ini merupakan forum dialog yang memiliki jangkauan strategis, karena tidak hanya menyangkut komitmen. Namun juga langkah bersama secara nyata untuk melakukan konsultasi, koordinasi, dan evaluasi program serta pencapaian kinerja organisasi.

“Saya berharap Rakernas mampu melahirkan pemikiran dan rumusan program maupun kegiatan lebih konkrit dan konstruktif, yang disesuaikan dengan perkembangan ekonomi global, dan diselaraskan dengan iklim investasi dan iklim usaha guna kepentingan Bangsa dan Negara., ” katanya.

Afriansyah Noor berpendapat hubungan industrial memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan daya saing dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Kolaborasi dan komitmen di antara para pelaku hubungan industrial akan mendorong terciptanya target pertumbuhan ekonomi.

“Perspektif kerja sama dengan DEN KSBSI perlu dikembangkan melalui forum dialog dalam rangka terwujudnya hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan guna terciptanya kelangsungan berusaha dan ketenangan bekerja (industrial peace) di tempat kerja, ” lanjut Afriansyah Noor.

Sementara Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban, mengatakan pihaknya siap mengorganisir para pekerja di sektor informal sebagaimana layaknya mengorganisir pekerja formal, sekaligus memperjuangkan agar mereka memperoleh akses ke  perlindungan sosial.

“Perjuangan kita masih panjang, yang harus kita bayar dengan kesetiaan dan peningkatan kapasitas, menciptakan strategi baru dalam pengorganisasian, serta selalu mempersiapkan diri dan dapat beradaptasi dalam menyambut perubahan, ” ujar Elly./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pengemudi Ojol Roda Dua Resmi Berstatus Pelaku Usaha Mikro

JAKARTA, Bisnistoday – Mulai 1 Juli 2026 pengemudi ojek online (ojol) roda...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Agrinas Palma Gandeng Pertamina Power, Reaktivasi Biodiesel dan Bangun Pabrik Bioetanol

JAKARTA, Bisnistoday - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) gandeng PT Pertamina Power...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Masuk Sektor Strategis, Peluang Mahasiswa Berwirausaha

JAKARTA, Bisnistoday - Koperasi masa kini telah merambah berbagai sektor strategis, dari...

Platform Media Sosial (dok:Unsplash.cpm/Berke-citak)
EKONOMITrends & Mode

Manusia Semakin ‘Kecanduan’ Media Sosial

JAKARTA, Bisnistoday – Tahukah Anda tanggal 30 Juni diperingati sebagai Hari Media...