www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 20 Juni 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Wamenkop Genjot Transformasi Koperasi Wujudkan Mimpi Bangun Pabrik Milik Petani dan Peternak
Ekonomi Rakyat

Wamenkop Genjot Transformasi Koperasi Wujudkan Mimpi Bangun Pabrik Milik Petani dan Peternak

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Ferry Juliantono memastikan, Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus berupaya mendorong transformasi koperasi, serta meningkatkan peran koperasi dalam perekonomian nasional. Termasuk rencana pembangunan pabrik pengolahan susu dan pabrik CPO (Crude Palm Oil) yang dikelola koperasi. Hingga mendorong koperasi untuk mampu bersaing di sektor industri.

“Karena memang penugasan kepada kami di Kemenkop oleh Presiden Prabowo, ingin koperasi itu bisa seperti di luar negeri. Koperasi bisa buat pabrik CPO dan koperasi susu bisa membuat pabrik pengolahan susu sendiri,” kata Wamenkop Ferry dalam acara Konferensi Pembangunan Indonesia 2025 oleh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia di Jakarta, Selasa (7/01).

Dengan adanya Peraturan Menteri Koperasi baru, diharapkan terbit paling lambat minggu depan, Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM (LPDB-KUMKM) akan diberi keleluasaan untuk berinvestasi, termasuk mengakuisisi pabrik dan smelter.

“Hal ini sejalan dengan visi untuk memberdayakan koperasi, agar mampu memiliki aset-aset besar. Seperti smelter, kapal canggih, dan perkebunan, seperti yang diimpikan Presiden Prabowo,” ujarnya.

Terutama saat ini, program susu bagi siswa dalam Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi sorotan. Meskipun sempat terjadi kendala distribusi, Pemerintah memastikan program ini akan tetap berlanjut. “Uji coba dan simulasi distribusi tengah dilakukan untuk memastikan kelancaran program,” ungkap Ferry.

Ditegaskannya, perlu memberikan susu dalam kemasan UHT atau susu bubuk bagi sekolah-sekolah di luar Jawa yang jauh dari sentra peternakan sapi perah.

Untuk mendukung program ini, Kemenkop tengah mempertimbangkan dua opsi. Pertama, membangun pabrik susu baru atau kedua, mengakuisisi pabrik susu yang sudah ada.

Menurutnya, koperasi yang ingin terlibat dalam program ini perlu memenuhi persyaratan tertentu. Koperasi peternakan sapi perah, misalnya, akan didorong untuk memiliki pabrik pengolahan susu sendiri, sementara koperasi petani sawit akan didorong untuk membangun pabrik CPO.

Proses transformasi ini akan dilakukan secara bertahap. Termasuk konversi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) menjadi koperasi. Sebab di Kemenkop, sekarang juga dimungkinkan untuk bisa membantu menyalurkan pupuk dengan skema yang baru.

“Saat ini, dari 64.000 Gapoktan, baru 4.000 yang telah menjadi koperasi. Proses konversi sisanya akan dilakukan secara bertahap,” rincinya.

Baca juga:Wamenkop Ajak Kisel Lakukan Transformasi Koperasi Berbasis Teknologi

Ferry juga menekankan pentingnya sinergi antar kementerian, khususnya dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memastikan kelancaran distribusi pupuk.

Program Kepentingan Rakyat

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPR Periode 2024-2029 Sufmi Dasco mendukung upaya Kemenkop dalam mendorong program kepentingan rakyat melalui koperasi.

“Dukungan perlu diberikan. Apalagi program yang memang untuk kepentingan rakyat. Di tengah pertumbuhan ekonomi global yang mengalami pelambatan, maka upaya pendorong ekonomi nasional terus dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Sabang Merauke Circle Syahganda Nainggolan turut mendukung optimalisasi lahan-lahan sawit untuk dikelola di dalam negeri.

“Jadi yang lahan-lahan ilegal itu bisa diambil secepatnya untuk kepentingan rakyat. Harapan saya, untuk membuat para petani sawit ilegal itu menjadi koperasi,” katanya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Dewan Komisaris dan Diresi PTPN I Tinjau Perkebunan Deli. (dok:PTPN)
Ekonomi Rakyat

PTPN I Berkomitmen Menjaga Kelestarian Tembakau Deli

JAKARTA, Bisnistoday - Dewan Komisaris dan Direksi PTPN I (Persero) berkunjung sekaligus...

Ekonomi Rakyat

Dekat dan Praktis, Layanan Keuangan di Lingkungan Permukiman Tetap Dibutuhkan

BANDUNG, Bisnistoday - Sudah hampir satu dekade Shalli menjalankan usahanya sebagai agen...

Ekonomi Rakyat

Riset Ungkap Lima Mitos yang Masih Menghambat UMKM Kuliner Naik Kelas

BANDUNG, Bisnistoday - Banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner...

APKLI P
EKONOMIEkonomi Rakyat

Ketum APKLI Perjuangan : Pedagang Ogah Daftar NIB Takut Diburu Pajak

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah ingin mendorong para pedagang kelas usaha mikro untuk...