JAKARTA, Bisnistoday – Siapa sangka layar bioskop yang tak lagi terpakai masih dapat terus menuturkan cerita dengan bentuk yang berbeda. Cinema XXI menghadirkan cara baru untuk menuturkan kisah lewat merchandise limited edition terbarunya, XXI Screen Bag.
Koleksi ini merupakan hasil upcycling lebih dari 1.000 meter persegi layar bioskop Cinema XXI yang tidak terpakai lagi. Layar-layar tersebut diubah menjadi karya fashion bergaya modern dan ramah lingkungan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan dalam aspek lingkungan dan sosial. Dari sisi lingkungan, melalui XXI Screen Bag, kegiatan ini mengurangi limbah dan mencegah material layar bekas berakhir di tempat pembuangan akhir, sekaligus memberi nilai tambah pada barang yang sudah tidak terpakai.
“Proses upcycling ini dilakukan dengan menggandeng usaha mikro kecil menengah (UMKM), yang mengerjakan setiap tahap produksi dengan saksama, mulai dari pembersihan, pemotongan, penjahitan, hingga pengecekan kualitas,” jelas Indah Tri Wahyuni, Corporate Secretary Cinema XXI di Jakarta, Kamis (6/11)
Inisiatif XXI Screen Bag juga membawa misi sosial melalui kolaborasi dengan Rumah Faye, organisasi yang melindungi anak-anak Indonesia dari perdagangan manusia untuk mencapai potensi terbaiknya.
Hasil penjualan dari produk ini akan disalurkan untuk mendukung program pemberdayaan Rumah Faye, di antaranya pelatihan keterampilan, beasiswa pendidikan, dan pelatihan vokasi.
“Tidak hanya menghadirkan solusi ramah lingkungan, kreasi ini juga memberi dampak nyata bagi anak-anak penyintas kekerasan. Dukungan dari inisiatif ini akan digunakan dalam Program Pemberdayaan Rumah Faye, mencakup beasiswa pendidikan, pelatihan vokasi, serta penguatan usaha kecil kerajinan tangan melalui Happy Craft,” ujar Faye Simanjuntak, Pendiri Rumah Faye.
Sebelumnya, Cinema XXI juga telah menjalankan berbagai inisiatif, di antaranya mengubah lebih dari 4.500 lembar cover kursi bioskop menjadi bantal serbaguna, mengumpulkan minyak jelantah untuk menjadi bahan baku biofuel, serta penanaman mangrove.
“Kami berharap langkah-langkah kecil seperti ini bisa menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam gerakan keberlanjutan, dimulai dari hal sederhana yang bisa kita lakukan sehari-hari,” tambah Indah./


