www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 2 Mei 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Menguat di Tengah AS dan Sekutunya Ragukan Janji Rusia Kurangi Militernya di Ukraina
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Menguat di Tengah AS dan Sekutunya Ragukan Janji Rusia Kurangi Militernya di Ukraina

IHSG MENGUAT: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (3/1) ditutup menguat, ditopang sentimen positif dari penanganan Covid 19 di Tiongkok.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Meski dibayangi skeptisisme Amerika Serikat (AS) dan sekutunya terhadap janji Rusia untuk mengurangi aktivitas militer di Ukraina, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (31/3) ditutup menguat 18,25 poin ke posisi 7.071,44. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 1,22 poin ke posisi 1.022,99 poin.

Analis Mirae Asset Sekuritas, Hariyanto Wijaya dalam kajiannya, Kamis (31/3) menyebutkan, pembaruan geopolitik membebani sentimen, dimana AS dan sekutunya tetap skeptis terhadap janji Rusia untuk mengurangi aktivitas militernya di Ukraina.

Rusia pun melaporkan tak ada terobosan selama putaran terakhir pembicaraan gencatan senjata. Daerah di sekitar Kiev dan kota Chernihiv di utara dilaporkan ditembaki roket oleh pasukan Rusia pada Rabu, meskipun Moskow telah berjanji untuk mengurangi operasi militernya di Ukraina.

Wakil Wali Kota, Mykola Povoroznyk mengatakan Kiev sendiri tidak diserang tadi malam. Sementara, Gubernur wilayah Chernihiv Viacheslav Chaus mengaku tak melihat ada penurunan intensitas serangan Rusia.

Di sisi lain, laporan terakhir dari AS, yakni produk domestik bruto triwulan IV-2021 mencerminkan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 6,9 persen selama periode Oktober-Desember tahun lalu, sedikit di bawah angka tujuh persen yang dilaporkan sebelumnya.

Dibuka menguat, IHSG terus berada di zona hijau dengan kenaikan tipis hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif sampai akhir perdagangan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dengan sektor energi baku naik paling tinggi yaitu 2,56 persen, diikuti sektor teknologi serta sektor transportasi dan logistik masing-masing 1,17 persen dan 0,95 persen.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dengan kontraksi terdalam yaitu sektor properti 0,45 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur yang menurun 0,42 persen

Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp769,17 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp1,14 triliun.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.256.947 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,74 miliar lembar saham senilai Rp14,9 triliun. Sebanyak 271 saham naik, 249 saham menurun, dan 165 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menurun 205,82 poin atau 0,73 persen ke 27.821,43, indeks Hang Seng turun 235,18 poin atau 1,06 persen ke 21.996,85, dan Straits Times meningkat 34,09 poin atau 0,99 persen ke 3.408,52./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Gedung BEI
BursaHEADLINE NEWS

Mirae Asset Sekuritas: Reformasi Pasar Modal Jadi Penentu di Tengah Tekanan MSCI

JAKARTA, Bisnistoday - Pasar modal Indonesia kembali menghadapi tekanan setelah Morgan Stanley...

BursaBURSA & KORPORASIHEADLINE NEWS

Astra Tebar Deviden Fantastis Rp15,6 Triliun, Pemegang Saham Perseoran Raup Rp292 Per Saham

JAKARTA, Bisnistoday - PT Astra International Tbk  (Astra) berhasil mencetak laba bersih...

Rully Arya Wisnubroto
BursaHEADLINE NEWS

Penguatan IHSG Masih Terbuka, Mirae Asset Ungkap Strategi Investasi Saat Pasar Volatile

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti peluang investasi di...

Bursa

Traxindo Resmi Kantongi Izin sebagai Penasihat Berjangka dari Bappebti

JAKARTA, Bisnistoday - Traxindo secara resmi telah memperoleh izin usaha sebagai Perusahaan...