www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 2 Mei 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pelaku Pasar Tunggu Laporan Data Ekonomi AS, Kurs Rupiah Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

Pelaku Pasar Tunggu Laporan Data Ekonomi AS, Kurs Rupiah Melemah

rupiah melemah
RUPIAH MELEMAH: Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarabank di Jakarta pada Kamis (15/12) kembali ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Kamis ditutup melemah 19 poin ke posisi Rp14.363 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di Rp14.344 per dolar AS. Pelemahan rupiah seiring dengan pasar yang masih menanti laporan data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis malam ini.

“Pasar cenderung wait and see terhadap data inflasi Indeks Harga Belanja Personal (PCE) dan data pekerja non pertanian dan pegawai pemerintah atau non farm payroll (NFP) AS,” kata  Analis DCFX Futures, Lukman Leong seperti dikutif Antara.

Pada pagi hari, kata dia, rupiah menguat terbatas akibat adanya koreksi dolar AS, seiring menurunnya imbal hasil obligasi Negeri Paman Sam dan harapan perdamaian di Ukraina.

Namun saat berita ini ditulis, indeks dolar AS mulai kembali menguat 0,28 poin atau 0,29 persen ke posisi 98,07.

Dari dalam negeri, Lukman berpendapat pergerakan rupiah juga dipengaruhi penantian pasar akan data inflasi Indonesia bulan Maret 2022 yang akan diumumkan pada esok hari.

“Tetapi tidak akan terlalu mempengaruhi rupiah karena kemungkinan inflasi hanya sedikit meningkat, namun masih sangat rendah untuk merubah kebijakan moneter Bank Indonesia,” tuturnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat ekonomi Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,02 persen pada Februari 2022 atau adanya penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,26 pada Januari menjadi 108,24.

Pendorong deflasi di antaranya adalah turunnya harga-harga komoditas seperti minyak goreng, telur ayam ras dan daging ayam ras.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat tipis 4 poin atau 0,02 persen ke level Rp14.340 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.344 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis melemah ke posisi Rp14.357 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.349 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Gedung BEI
BursaHEADLINE NEWS

Mirae Asset Sekuritas: Reformasi Pasar Modal Jadi Penentu di Tengah Tekanan MSCI

JAKARTA, Bisnistoday - Pasar modal Indonesia kembali menghadapi tekanan setelah Morgan Stanley...

BursaBURSA & KORPORASIHEADLINE NEWS

Astra Tebar Deviden Fantastis Rp15,6 Triliun, Pemegang Saham Perseoran Raup Rp292 Per Saham

JAKARTA, Bisnistoday - PT Astra International Tbk  (Astra) berhasil mencetak laba bersih...

Rully Arya Wisnubroto
BursaHEADLINE NEWS

Penguatan IHSG Masih Terbuka, Mirae Asset Ungkap Strategi Investasi Saat Pasar Volatile

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti peluang investasi di...

Bursa

Traxindo Resmi Kantongi Izin sebagai Penasihat Berjangka dari Bappebti

JAKARTA, Bisnistoday - Traxindo secara resmi telah memperoleh izin usaha sebagai Perusahaan...