BALIKPAPAN, Bisnistoday – Paska kebakaran terjadi di Plant V, Balikpapan, Kalimantan Timur yang menewaskan satu pekerja, PT Pertamina menjamin ketersediaan BBM tidak tergangggu.
Saat ini stok BBM dari Kilang Balikpapan masih mencukupi untuk pemenuhan kebutuhan suplai ke Terminal BBM di Balikpapan. Selanjutnya, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) bersinergi dengan PT Pertamina Patra Niaga (PT PPN) memastikan produksi dan suplai BBM ke masyarakat tetap dapat berjalan normal.
Ely Chandra, Area Manager Comm, Relation & CSR Kilang Balikpapan mengatakan, Plant V menghasilkan salah satu komponen dalam produksi BBM. “Saat ini, kami akan mengoptimalkan stok yang terdapat dalam tangki. Namun, kami juga tengah mempersiapkan rencana tambahan bahan baku produk untuk menggantikan kebutuhan komponen HOMC dari PlantV yang diperlukan untuk memproduksi BBM,” jelas Ely.
Upaya recovery operasional Kilang saat ini juga tengah dilakukan oleh tim internal Pertamina Balikpapan untuk memastikan agar Plant V dapat segera kembali beroperasi. Selain itu, dilakukan pengaturan produksi di unit-unit lainnya dalam kilang agar dapat berproduksi secara optimal.
PT KPI akan mempergunakan komponen PT PPN yang diambil dari dari Terminal BBM Tanjung Uban. HOMC (High Octane Mogas Component) merupakan komponen yang diperlukan untuk memproduksi BBM beroktan tinggi seperti Pertamax.
“Perbaikan Plant V dijadwalkan selesai dalam 7 hari ke depan, dan kita memastikan produksi BBM tetap dapat berjalan dengan aman. Mohon doa dan dukungannya agar tahapan-tahapan perbaikan tersebut dapat dilaksanakan semaksimal mungkin,” terang Ely.
Menurut Ely, satu orang lagi tidak berhasil diselamatkan merupakan pekerja kontraktor. Ely menjelaskan ada enam pekerja yang sedang berada di lokasi kebakaran. Dari enam pekerja, tiga di antaranya mengalami luka bakar sedangkan dua lainnya terpapar panas api dari bahan yang terbakar./








































