www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 4 Juli 2026
Home EKONOMI Gubernur BI : Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Gubernur BI : Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga

STABILITAS KEUANGAN : Gubernur BI, Perry Warjiyo mengungkapkan stabilitas keuangan Indonesia cukup baik, ditengah perlambatan ekonomi global.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memandang stabilitas sistem keuangan Indonesia berada dalam kondisi yang terjaga di tengah perlambatan ekonomi dunia.

“Terutama di tengah tingginya inflasi global serta agresif-nya pengetatan kebijakan moneter negara maju,” ucap Perry dalam Peluncuran Buku Kajian Stabilitas Keuangan No.39 September 2022 yang dipantau secara daring di Jakarta, Jumat (21/10).

Ia menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2022 mencapai 5,44 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) berhasil mendukung stabilitas sistem keuangan.

Selain itu, kinerja intermediasi menguat dengan pertumbuhan penyaluran kredit pada akhir semester I-2022 mencapai 10,66 persen (yoy).

Pulihnya intermediasi merupakan hasil dari respons kebijakan akomodatif Indonesia bersinergi erat dengan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Di sisi dunia usaha, Perry menuturkan pemulihan kinerja korporasi dan rumah tangga menunjukkan peningkatan permintaan pembiayaan, sedangkan dari sisi perbankan standar penyaluran kredit terlihat semakin longgar.

“Ketahanan sektor keuangan juga terjaga ditopang permodalan yang kuat dan likuiditas yang relatif longgar,” ungkapnya.

Ia menjelaskan tingkat permodalan perbankan tercatat tinggi dengan Rasio Pemenuhan Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) sebesar 24,66 persen sehingga perbankan memiliki ketahanan dan bantalan yang kuat untuk menyerap potensi penurunan kualitas kredit.

Likuiditas perbankan pun sangat longgar, yang tercermin dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang sebesar 29,99 persen, sebagai komitmen BI untuk terus menempuh kebijakan likuiditas longgar.

Sementara itu, inklusi keuangan terus meningkat didorong akselerasi digitalisasi./Ant

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Tanam 50 Ribu ha
Ekonomi & Bisnis

Gerakan Tanam 50 Ribu Ha Tercapai, Kementan Tingkatkan Produksi Pangan

TANAH LAUT, Bisnistoday – Kementerian Pertanian kembali menunjukkan langkah nyata mempercepat terwujudnya...

Produk fesyen
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Fesyen UKM Indonesia Makin Diminati Konsumen Korea Selatan

SEOUL, Bisnistoday -Produk fesyen pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia mendapat...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop dan Agrinas Palma Bangun Model Kemitraan Koperasi Sawit

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi dan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjalin...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Digelar Masif, Kemenkop dan Dekopin Gelar Kick Off Bulan Koperasi Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menggelar...