www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 19 September 2026
BursaBURSA & KORPORASI

Rupiah Kembali Melemah

Rupiah Melemah
RUPIAH kembali tersungkur terdorong sentimen mundurnya Gubernur BI, kemarin.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (31/01) ditutup melemah 21 poin ke posisi Rp14.991 per dolar AS dibandingan pada penutupan perdagangan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp14.970 per dolar AS.

Chief  Analyst DCFX Futures, Lukman Leong mengatakan, pelemahan kurs rupiah terhadap doar AS kali ini seiring sentimen risk-off  di pasar karena menunggu hasil rapat bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed.

“Rupiah diperkirakan berpotensi melemah di tengah sentimen risk-off dipasar, investor sidelined menghindari aset serta mata uang berisiko menjelang pertemuan FOMC (The Federal Open Market Committee) besok,” kata dia.

Risk off adalah kondisi di mana investor lebih cenderung untuk menghindari risiko. Sebaliknya risk on adalah kondisi di mana pelaku pasar memilih untuk mengambil risiko.

The Fed secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga dengan tambahan 25 basis poin (bps) pekan ini, dan investor akan mengamati indikasi baru tentang berapa banyak kemungkinan kenaikan suku bunga.

Lukman mengatakan para pedagang dan investor menghindari risiko dan beralih ke aset-aset safe haven dolar AS menjelang pertemuan bank-bank sentral sentral pekan ini terutama rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) AS pada Rabu (1/2) untuk menghindari kejutan pada hasil pertemuan.

FOMC diperkirakan hampir pasti akan menaikkan suku bunga 25 bps, pasar cenderung mengantisipasi pernyataan The Fed yang menyertai keputusan.

“The Fed selama ini masih bersikap hawkish yang apabila pada pertemuan ini masih atau lebih hawkish, maka aset dan mata uang berisiko akan turun tajam,” ujarnya.

Pekan ini juga akan menampilkan pertemuan Bank Sentral Inggris dan Bank Sentral Eropa yang akan menunjukkan jalur kebijakan moneter yang kemungkinan akan diambil oleh bank-bank sentral.

Rupiah pada pagi hari dibuka merosot ke posisi Rp15.001 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.980 per dolar AS hingga Rp15.006 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa turun ke posisi Rp14.992 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya RpRp14.979 per dolar AS./

 

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan dari The Infobank Insurance Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan...