www.bisnistoday.co.id
Kamis , 5 November 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pasar Respon Positif Rencana Pelantikan Joe Biden, IHSG Kembali Menguat
BursaBURSA & KORPORASI

Pasar Respon Positif Rencana Pelantikan Joe Biden, IHSG Kembali Menguat

IHSG pada perdagangan awal pekan, Senin (22/1) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Setelah dalam beberapa hari mengalami koreksi, indek harga saham gabungan (IHSG) pada pada Rabu (20/1) ditutup menguat 107,9 poin atau 1,71 persen ke posisi 6.429,76. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 25,8 poin atau 2,61 persen ke posisi 1.014,86.

“Market sangat antusias terhadap proses pelantikan Joe Biden sebagai presiden AS yang diyakini berjalan dengan lancar. Market juga antusias menanti pengumuman Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia dalam rangka menetapkan BI 7-Day Reverse Repo Rate,” kata analis Bina Artha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta, di Jakarta, Rabu (20/1).

Selama perdagangan, IHSG relatif nyaman menghabiskan waktu di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, sembilan sektor meningkat dimana sektor pertambangan paling tinggi yaitu 5,6 persen, diikuti sektor industri dasar dan sektor keuangan masing-masing 2,51 persen dan 2,33 persen. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor konsumer sebesar minus 0,62 persen.

Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing sebesar Rp768,18 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.715.264 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,14 miliar lembar saham senilai Rp25,11 triliun. Sebanyak 287 saham naik, 211 saham menurun, dan 131 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 110,2 poin atau 0,38 persen ke 28.523,26, indeks Hang Seng naik 320,19 poin atau 1,08 persen ke 29.962,46, dan indeks Straits Times meningkat 2,85 atau 0,1 persen ke 2.998,77.

Kurs Rupiah

Sementara itu, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta  mendekati level psikologis Rp14.000 per dolar AS jelang pelantikan Joe Biden sebagai presiden AS yang baru.

Rupiah ditutup menguat 30 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp14.035 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.065 per dolar AS.

“Dari eksternal, pergerakan rupiah hari ini didorong oleh investor yang tengah mencerna komentar dari calon menteri keuangan Janet Yellen yang menyerukan lebih banyak pengeluaran untuk bantuan COVID-19 ,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.065 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.086 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

DIDIMAX Perkuat Literasi Perdagangan Berjangka Lewat Program Edukasi Komprehensif

JAKARTA, Bisnistoday.co.id, — DIDIMAX terus memperluas komitmennya dalam meningkatkan literasi perdagangan berjangka...

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Sepanjang Bulan Inklusi Keuangan 2026

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembukaan 27,23 juta rekening...

Bursa

Raih Best Trading Education CNBC Indonesia Awards 2026, DIDIMAX Makin Perkuat Literasi Trading Nasional

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- DIDIMAX kembali menorehkan prestasi gemilang di industri perdagangan berjangka Indonesia....

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Masih Fluktuatif, Mirae Asset Ingatkan Pentingnya Fundamental Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ketidakpastian pasar global...