www.bisnistoday.co.id
Jumat , 18 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kemendikbudristek Fokus Pengamanan Benda Sejarah di Museum Nasional
Humaniora

Kemendikbudristek Fokus Pengamanan Benda Sejarah di Museum Nasional

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Situasi di Museum Nasional Indonesia (MNI) telah terkendali berkat respons cepat antara tim pemadam kebakaran, kepolisian, dan MNI. Api berhasil dipadamkan pada pukul 22:40.

“Ada 6 ruangan di Gedung A yang terdampak, sedangkan 15 ruangan lainnya di gedung A serta ruangan pamer gedung B dan C sama sekali tidak terdampak. Api tidak menyebar ” jelas Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (BLU MCB) Ahmad Mahendra.

“Sebagian koleksi yang terdampak adalah replika, seperti di bagian prasejarah. Sisanya dipastikan dalam keadaan aman. Kami secara intensif terus melakukan pengukuran dampak dan rencana tindak lanjut,” tuturnya.

Koleksi hasil repatriasi dari Belanda dipastikan tidak terdampak karena disimpan di lokasi yang jauh dari pusat kebakaran.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim telah memberikan pernyataan pers dari lokasi kebakaran bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan prioritas utama BLU MCB saat ini adalah untuk mengidentifikasi dan memperbaiki ruangan museum yang terdampak serta memastikan keamanan benda sejarah.

“Kami akan berupaya keras untuk memastikan bahwa museum kembali dalam kondisi terbaik secepat mungkin,” jelas Mahendra.

Sebagai langkah pencegahan tambahan, MNI akan sementara ditutup sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Informasi lebih lanjut mengenai tiket yang telah dibeli masyarakat, Mahendra menjelaskan bahwa ini situasi force majeur (keadaan kahar).

“Karena keadaan kahar ini, tiket yang telah dibeli akan dikembalikan. Informasi lebih lanjut mengenai proses pengembalian dana akan disampaikan segera setelah kami memiliki panduan yang lebih jelas,” terang Mahendra.

“Kami mohon pengertian dari masyarakat atas langkah yang kami ambil. Tujuannya adalah untuk memastikan keselamatan dan keamanan pengunjung,” kata Mahendra

Sesuai instruksi Mendikbudristek malam hari Sabtu (17/9), BLU MCB telah membentuk tim khusus yang bertanggung jawab merawat dan mengamankan benda-benda sejarah dan budaya yang terdampak kebakaran.

“Investigasi terus dilakukan  untuk menentukan penyebab pasti kebakaran ini. Kami berkomitmen untuk terus berbagi temuan investigasi dengan publik seiring perkembangannya,” tutur Mahendra./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Tradisi Mengonsumsi Buah Pinang telah ada Sejak Zaman Prasejarah. (dok:Wei/Unsplash.com)
Humaniora

Tradisi Mengonsumsi Buah Pinang telah ada Sejak Zaman Prasejarah

JAKARTA, Bisnistoday – Mengonsumsi buah pinang telah menjadi tradisi masyarakat di sebagian...

Humaniora

Mahasiswa UPI Kembangkan Netravest, Rompi Navigasi Cerdas Berbasis AI untuk Tunanetra

BANDUNG, Bisnistoday - Lima mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengembangkan Netravest, rompi...

Stadion SR
Humaniora

Kementerian PU Hadirkan Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional di 25 Sekolah Rakyat

JAKARTA, Bisnistoday - Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 pada 9 September...

Pemuda Katolik
Humaniora

Pemuda Katolik Komda Banten dan PPEJ Kemendag Berkolaborasi Bidang Pelatihan Ekspor

JAKARTA, Bisnistoday - Pemuda Katolik Komisariat Daerah Banten beraudiensi dengan  Pusat Pengembangan...