www.bisnistoday.co.id
Jumat , 17 Juli 2026
Home EKONOMI Energi RI dan Australia Kembangkan Sektor Transisi Energi
Energi

RI dan Australia Kembangkan Sektor Transisi Energi

WAKIL MENTERI Luar Negeri, Pahala Nugraha, di Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday– Indonesia mendorong tindak lanjut penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Australia, di antaranya melalui kerja sama sektor mineral kritis dan baterai kendaraan listrik, serta riset dan pengembangan sektor transisi energi. Hal tersebut disampaikan Wamenlu RI Pahala Nugraha saat bertemu dengan Menteri Industri dan Sains Australia, Ed Husic, di Jakarta (23/11).

Wamenlu garisbawahi perkembangan rencana kerja sama dalam bidang mineral kritis, di antaranya komunikasi intensif antara pengusaha Indonesia dan Australia di Northern Territory. “Saya mengundang pengusaha Australia untuk datang dan bangun kerja sama dengan pengusaha Indonesia, baik BUMN maupun sektor swasta,” ujar Wamenlu.

Wamenlu juga tekankan bahwa riset dan pengembangan merupakan aspek penting dalam penguatan upaya transisi energi, termasuk di antaranya pengembangan bioethanol sebagai bahan bakar alternatif. Oleh karena itu, Wamenlu menyampaikan keinginan Indonesia untuk berkolaborasi dengan Australia dalam bidang riset dan pengembangan pemanfaatan tebu sebagai bahan dasar bioethanol.

Selain itu, Wamenlu menyambut baik rencana penandatanganan Memorandum Saling Pengertian tentang “Pembentukan Mekanisme Bilateral untuk Memajukan Kolaborasi Kendaraan Listrik antara Indonesia dan Australia” yang akan dilakukan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim, Erik Tohir, dan Menteri Husic pada hari yang sama.

Menteri Industri dan Sains Australia menekankan bahwa penandatangan MoU hari ini merupakan komitmen Australia untuk melakukan kerja sama baterai EV. Hal tersebut merupakan implementasi kesepakatan Presiden Joko Widodo dan PM Anyhony Albanese pada Annual Leaders Meeting Juli lalu.

Wamenlu dan Menteri Husic juga bahas situasi global saat ini, termasuk perlunya dunia berupaya lebih untuk meredakan konflik di Gaza.Kunjungan Menteri Husic ke Indonesia ini merupakan kunjungan ketiga sejak dirinya menjabat sebagai menteri 18 bulan yang lalu.​/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Proyek Masela
EnergiHEADLINE NEWS

Proyek Strategis LNG Abadi Masela Untuk Wujudkan Kemandirian Energi Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied...

Energi

SEARAH Raih Kesepakatan Fasilitas Kredit Bergulir Senilai Enam Miliar Dolar AS

LONDON, Bisnistoday – Searah Ltd (Searah) mengumumkan penandatanganan Revolving Credit Facility (RCF)...

PetroChina Jabung
Energi

PetroChina Jabung Tuntaskan Pembangunan Jalan Rigid Beton Sepanjang 1,96 Km di Simpang 4 Blok D Geragai

TANJUNG JABUNG, Bisnistoday– SKK Migas – PetroChina International Jabung Ltd. terus menegaskan...

SKK Migas
Energi

Beradu Inovasi Ai, SKK Migas Bidik Solusi Digital Untuk Dukung Target Produksi

JAKARTA, Bisnistoday - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan...