www.bisnistoday.co.id
Minggu , 26 April 2026
Home EKONOMI Energi RI dan Australia Kembangkan Sektor Transisi Energi
Energi

RI dan Australia Kembangkan Sektor Transisi Energi

WAKIL MENTERI Luar Negeri, Pahala Nugraha, di Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday– Indonesia mendorong tindak lanjut penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Australia, di antaranya melalui kerja sama sektor mineral kritis dan baterai kendaraan listrik, serta riset dan pengembangan sektor transisi energi. Hal tersebut disampaikan Wamenlu RI Pahala Nugraha saat bertemu dengan Menteri Industri dan Sains Australia, Ed Husic, di Jakarta (23/11).

Wamenlu garisbawahi perkembangan rencana kerja sama dalam bidang mineral kritis, di antaranya komunikasi intensif antara pengusaha Indonesia dan Australia di Northern Territory. “Saya mengundang pengusaha Australia untuk datang dan bangun kerja sama dengan pengusaha Indonesia, baik BUMN maupun sektor swasta,” ujar Wamenlu.

Wamenlu juga tekankan bahwa riset dan pengembangan merupakan aspek penting dalam penguatan upaya transisi energi, termasuk di antaranya pengembangan bioethanol sebagai bahan bakar alternatif. Oleh karena itu, Wamenlu menyampaikan keinginan Indonesia untuk berkolaborasi dengan Australia dalam bidang riset dan pengembangan pemanfaatan tebu sebagai bahan dasar bioethanol.

Selain itu, Wamenlu menyambut baik rencana penandatanganan Memorandum Saling Pengertian tentang “Pembentukan Mekanisme Bilateral untuk Memajukan Kolaborasi Kendaraan Listrik antara Indonesia dan Australia” yang akan dilakukan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim, Erik Tohir, dan Menteri Husic pada hari yang sama.

Menteri Industri dan Sains Australia menekankan bahwa penandatangan MoU hari ini merupakan komitmen Australia untuk melakukan kerja sama baterai EV. Hal tersebut merupakan implementasi kesepakatan Presiden Joko Widodo dan PM Anyhony Albanese pada Annual Leaders Meeting Juli lalu.

Wamenlu dan Menteri Husic juga bahas situasi global saat ini, termasuk perlunya dunia berupaya lebih untuk meredakan konflik di Gaza.Kunjungan Menteri Husic ke Indonesia ini merupakan kunjungan ketiga sejak dirinya menjabat sebagai menteri 18 bulan yang lalu.​/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Polusi Udara (Ilustrasi/unsplash/ella iunescu)
EKONOMIEnergi

Pembangkit Listrik Tenaga Kayu Berdampak Lebih Buruk bagi Iklim

JAKARTA, Bisnistoday – Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa pembakaran kayu untuk pembangkit...

PTPN III Dorong Ketahanan pangan dan Energi. (dok PTPN)
EKONOMIEnergi

PTPN III Berkomitmen Dorong Ketahanan Pangan dan Energi

JAKARTA, Bisnistoday – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus memperkuat perannya dalam...

SKK Migas
Energi

Forum IPA 2026 Akan Berbicara Tentang Ketahanan Energi Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Pameran dan konvensi tahunan Indonesia Petroleum Association (IPA) ke-50...

Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
EnergiGLOBALKawasan Global

AS Langgar Kesepakatan, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

JAKARTA, Bisnistoday – Situasi politik di Selat Hormuz masih keruh. Garda Revolusi...