JAKARTA, Bisnistoday – Aksi penembakan massal terjadi kembali di area luar Masjid Philadelpia, Amerika Serikat usai sekitar seribu umat muslim melakukan sholat Idulfitri.
Kejadian tersebut dilaporkan oleh USAToday baru-baru ini, yang menceritakan penembakan dilakukan dari sisi barat kota dekat Masjid Philadelphia, Rabu (10/4). Seiring kejadian ini, perayaan Idulfitri diwarnai suasana yang mencekam di Philadelphia.
Sebanyak tiga orang tertembak, atas kejadian ini, serta lima orang ditahan dan empat senjata ditemukan, menurut keterangan juru bicara Departemen Kepolisian Philadelphia. Penduduk setempat langsung mencari perlindungan dan keselamatan.
Dalam keterangannya, Kepala Polisi Philadelphia Kevin J. Bethel mengatakan penembakan itu sebagai pertarungan antara “dua faksi” di acara tersebut.”Ketika kita melihat orang-orang saling menyerang satu sama lain, sering kali mereka tidak peduli di mana mereka bertemu satu sama lain,” katanya.
Ia menambahkan polisi akan menyelidiki apa yang menyebabkan kelompok tersebut mengeluarkan senjata dan menembak satu sama lain di tengah perayaan Idulfitri.
Unit polisi yang ditugaskan untuk mengawal perayaan tersebut mengatakan acara berjalan dengan baik sebelum penembakan terjadi. Setidaknya ada 30 tembakan yang terdengar, menurut penuturan Bethel.”Petugas menemukan dua faksi baku tembak,” kata Bethel./CNBC/



