www.bisnistoday.co.id
Kamis , 14 Mei 2026
Home HEADLINE NEWS Kementerian PUPR Terapkan Teknologi Microsurfacing di Jalan Nasional Belitung
HEADLINE NEWS

Kementerian PUPR Terapkan Teknologi Microsurfacing di Jalan Nasional Belitung

Jalan Belitung
KASATKER WIL II PJN Babel, RIma Q Nada, dan Kabalai BPJN Babel, Arief S Hidayat./
Social Media

BELITUNG, Bisnistoday – Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga khususnya wilayah penanganan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung melakukan ujicoba penerapan teknologi microsurfacing untuk jalan di wilayah Belitung. Teknologi lapisan jalan raya ini, dianggap mampu memberikan perlindungan konstruksi jalan serta menambah umur layanan dan berbiaya lebih terjangkau.

“Tahun 2024 BPJN Babel untuk pertama kalinya melaksanakan inovasi kegiatan pemeliharaan preventif yang menggunakan teknologi yang lebih tinggi yaitu dengan lapis permukaan mikro atau biasa disebut microsurfacing,” ungkap Arief Syarif Hidayat, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung saat meninjau pelaksanaan di Jl Sudirman, Tanjungpandan, Belitung, Jumat (27/9).

Ia menguraikan, penerapanya di Jalan Sudirman, Belitung dengan panjang efektif 2,2 km. Sejak tahun 2016 hingga tahun 2023, BPJN Babel juga kerap melakukan kegiatan pemeliharaan preventif dengan menggunakan bubur aspal emulsi (slurry seal) yang hasilnya cukup memuaskan.

Rima Qotrun Nada, Kepala Satker PJN Wil. II Prov. Bangka Belitung, mengatakan, teknologi microsurfacing adalah lapisan tipis yang dihampar diatas perkerasan jalan yang terdiri dari versi slurry seal yang ditingkatkan dengan menggunakan aspal emulsicampuran agregat, aspal emulsi, air, dan polimer yang telah dimodifikasi menggunakan polimer (SBS/Latex/SBR/lainnya).

“Polimer ini digunakan yang bertujuan untuk dapat meningkatkan elastisitas aspal pada suhu rendah dan meningkatkan kestabilan aspal pada suhu tinggi,” tuturnya.

Proyek microsurfacing sendiri, lanjut Rima, menggunakan sumber dana APBN Tahun Anggaran 2024 dengan nilai kontrak Rp. 3.8 miliar dengan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender 6 bulan yang dimulai sejak tanggal 13 Mei 2024.

“Progres fisik per tanggal 23 September 2024 telah mencapai 64,16% dengan sisa waktu pelaksanaan 42 hari kalender, harapannya pekerjaan ini dapat diselesaikan pada bulan Oktober 2024. Penggunaan microsurfacing mendukung peningkatan ekonomi masyakarat (petani karet) dengan cara penggunaan polimer berbahan dasar getah dari pohon karet.”

Mengapa pilot project ini di Jalan Sudirman, lanjut Rima, pertama karena merupakan ruas jalan nasional yang memiliki kriteria paling lengkap. Seperti LHR tinggi diatas 5000 kendaraan per hari, telah mengalami keausan dan beberapa kerusakan minor lain seperti retak, alur, dan lubang. Kebanyakan kerusakan ini disebabkan akibat kendaraan berat yang menggunakan lajur dekat median ditambah intrusi air hujan dari median jalan yang masih tanah/taman.

Kemudian juga apabila dillihat dari hasil survey IRI (International Roughness Index) semester 2 tahun 2023,  nilai IRI masih berkisar antara 2 – 5 yang tergolong jalan dengan kondisi mantap, namun PCI (Pavement Condition Index) berkisar antara 31,47% – 100%.

Rima menuturkan, terdapat beberapa kegunaan microsurfacing yaitu, sebagai lapisan kedap air, dapat memperbaiki profil permukaan jalan yang retak, aus, dan beralur, meningkatkan kekesatan jalan, serta mencegah jalan teroksidasi sehingga dapat meningkatkan keawetan jalan di bawahnya.

Microsurfacing juga memiliki kelebihan dibandingkan dengan pemeliharaan yang lain, misalnya; biaya microsurfacing lebih hemat 60% per kilometer dibandingkan dengan overlay 1 lapis, lebih ramah lingkungan karena hanya menggunakan 1 peralatan penghampar dan penggunaan bahan alami, serta dan lebih mudah dikerjakan dan mengurangi biaya operasional kendaraan (mengurangi bising, ketahanan ban kendaraan lebih lama, dan lebih hemat bahan bakar). serta lebih awet dibandingkan slurry seal.

“Dengan berhasilnya pekerjaan microsurfacingmicrosurfacing di BPJN Babel diharapkan dapat menjadi  percontohan untuk wilayah lainnya di Indonesia sehingga dapat meningkatkan kenyamanan berkendara, mendukung perekonomian masyarakat, serta menjaga kondisi jalan nasional tetap mantap untuk umur yang lebih lama dengan biaya yang lebih ekonomis,” tambah Rima./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Tol Dalam Kota
HEADLINE NEWS

Libur Panjang, Jasa Marga Perkirakan Lebih Dari 1,5 Juta Kendaraan Hilir Mudik di Jabotabek

JAKARTA, Bisnistoday - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memproyeksikan sebanyak 1,58 juta...

Thirdhome
HEADLINE NEWSWisata & Kuliner

ThirdHome Bidik Wisatawan Premium, Indonesia Jadi Pasar Strategis di Asia Tenggara

JAKARTA, Bisnistoday - Tren wisata mewah di Indonesia terus menunjukkan geliat positif....

Douglas E Ramage
HEADLINE NEWS

Hotel Mewah Indonesia Bangkit, Okupansi Lampaui Level Sebelum Pandemi

JAKARTA, Bisnistoday - Industri hotel mewah di Indonesia menunjukkan kebangkitan yang impresif....

Produksi Buah
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Industri Buah Tropis Membuka Peluang Usaha Menjanjikan

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perindustrian memperkuat program hilirisasi dengan melibatkan industri kecil...