www.bisnistoday.co.id
Senin , 29 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Wamenaker Ajak Karyawan Indofarma Berjuang Bersama
Nasional

Wamenaker Ajak Karyawan Indofarma Berjuang Bersama

Social Media

CIBITUNG, Bisnistoday  – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel) mengajak karyawan PT Indonesia Farma Tbk (Indofarma Tbk) untuk memperjuangkan hak. Hal ini adalah sesuatu yang wajar, bukan suatu kemewahan.

“Saya bukan malaikat. Tetapi kalau kawan-kawan mengajak saya berjuang, ayo kita bersama-sama. Mau berjuang ke mana, ayo. Jangan ragu. Yang penting jangan merusak,” tegas Noel di hadapan ratusan karyawan Indofarma, di kawasan Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/11).

Hal itu disampaikan mantan Aktivis 1998 ini, merespon pertanyaan beberapa karyawan Indofarma, yang mengaku telah sekian lama tidak digaji penuh. “Anak-istri kami tidak makan, ada anak kami butuh sekolah,” kata seorang karyawan.

Dalam pertemuan antara karyawan dan segenap manajemen dengan Wamenaker, acara bukan dimulai dengan sambutan-sambutan. Tetapi langsung masuk ke pokok acara, yaitu kesempatan karyawan menyampaikan keluhan.

Ketua Serikat Pekerja Indofarma Meida Wati, mengatakan, pihaknya berharap agar tunggakan-tunggakan gaji karyawan hendaknya segera diselesaikan. Kemudian, Wamenaker diminta memberi perlindungan agar jangan sampai ada pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca juga:Indofarma Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Ivermectin Rp157.700 per Botol Isi 20 Tablet

Wamenaker Noel sepakat jangan sampai terjadi PHK. “Jika kita bisa menjembatani masalah Sritex, maka seharusnya juga bisa menyelesaikan masalah Indofarma. Oleh karena itu mari kita berjuang bersama-sama. Yang penting jangan sampai merusak.”

Bosan Dengan Janji-Janji

Seorang karyawan mengatakan, sudah bosan dengan janji-janji manis. Kami karyawan sudah sering kecewa, oleh karena itu kami berharap Pak Wamen bisa memberi solusi.

“Saya bukan malaikat. Saya pun tak bisa berjanji untuk hal yang di luar wewenang. Tapi kalau mau bersama, ayo,” jawab Wamen Noel, yang kemudian mengajak karyawan membuat video bersama, karyawan bebas menyampaikan harapan kepada pemerintah.

Seperti diketahui, PT Indofarma Tbk yang berdiri mulai 11 Juli 1918,  sebagai pabrik salep dan kasa pembalut di kawasan _Centrale Burgerlijke Ziekenhuis_ (yang kini disebut RS Cipto Mangunkusumo), menghadapi masalah likuiditas dan hukum. Anak perusahaan Indofarma, yaitu PT Indofarma Global Medika (IGM), juga mengalami hal yang sama.

Indofarma menunggak gaji sedikitnya Rp 95 miliar. “Untuk membayar gaji pegawai, secara bertahap pemerintah akan menjual aset,” kata Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta, 2 September 2024./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Nasional

Gratis! Disnaker Bandung Gelar Job Fair 2026, Sediakan 2.595 Loker

BANDUNG, Bisnistoday - Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung menyelenggarakan Virtual Job Fair 2026...

Irigasi Kab.Bogor
Nasional

Kementerian PU Lakukan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Sekunder di Kab. Bogor

BOGOR, Bisnistoday – Upaya memperkuat swasembada pangan terus dilakukan pemerintah dengan pembangunan...

Wamen ATR/BPN
Nasional

Dukung Ekosistem Kebandarudaraan, Kementerian ATR/BPN Tingkatkan Tata Kelola Pertanahan dan Tata Ruang

JAKARTA, Bisnistoday - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan...

Sertipikat Tanah
Nasional

Kenali Prosedur dan Syarat Pemisahan Bidang Tanah

JAKARTA, Bisnistoday - Pemisahan bidang tanah merupakan layanan pertanahan yang dapat dimanfaatkan...