www.bisnistoday.co.id
Selasa , 26 Mei 2026
Home HEADLINE NEWS Pertama, Perempuan Indonesia Raih NAOS Ecobiology International Award 2024 dari Bioderma Perancis
HEADLINE NEWS

Pertama, Perempuan Indonesia Raih NAOS Ecobiology International Award 2024 dari Bioderma Perancis

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – NAOS, sebagai induk perusahaan dari brand skincare asal Perancis, BIODERMA, untuk pertama kalinya menggelar NAOS Ecobiology International Award 2024. Penghargaan ini bertujuan untuk mendukung dan mengapresiasi hasil penelitian tentang Riwayat Alamiah Kesehatan (Natural History of Health), yang menggabungkan ilmu kedokteran dan humaniora, seperti biologi, dermatologi, antropologi, arkeologi, psikologi, filsafat, dan sejarah seni, dengan pendekatan ekobiologi. Acara ini terbuka bagi peneliti dari seluruh dunia, baik yang bekerja di universitas, rumah sakit, atau peneliti independen dengan temuan yang relevan.

Pada kesempatan ini, Indonesia berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan terpilihnya Prof. Dr. dr. Irma Bernadette S. Sitohang, Sp. D.V.E., Subsp. D.K.E., FINSDV, FAADV sebagai pemenang NAOS Ecobiology International Award 2024. Prof. Irma menjadi dokter wanita Indonesia pertama yang menerima penghargaan bergengsi ini, sebuah prestasi yang memperkuat peran Indonesia dalam perkembangan penelitian kesehatan global. Prof. Irma merupakan dokter spesialis kulit yang juga aktif sebagai dosen di RS Universitas Indonesia dan Kepala Divisi Dermatologi Kosmetik dan Estetik sejak 2019.

Penelitian Prof. Irma yang berjudul “Profil Mikrobiom Kulit Pada Polusi Perkotaan dan Pedesaan di Berbagai Lokasi di Indonesia” berhasil mengungkap perbedaan mikrobiom kulit individu yang tinggal di daerah perkotaan dan pedesaan. Temuan ini berpotensi menjadi dasar untuk pengembangan produk dermoskosmetik yang lebih sesuai dengan kebutuhan kulit masyarakat Indonesia, berdasarkan kondisi mikrobiom kulit yang berbeda. Penelitian ini tidak hanya relevan untuk dunia dermatologi, tetapi juga memberikan dampak pada cara kita memahami hubungan antara lingkungan dan kesehatan kulit.

Prof. Irma mengungkapkan bahwa penelitian ini penting untuk mendapatkan data dasar mengenai pola mikrobiom kulit orang Indonesia, yang dapat digunakan untuk menciptakan regimen perawatan kulit yang lebih personal dan efektif.

“Kedepannya, kita dapat menciptakan perawatan kulit yang tidak hanya lebih sehat, tetapi juga lebih tahan terhadap perubahan lingkungan, dan tidak mudah iritasi,” ujar Prof. Irma dalam keterangan resminya, Sabtu (21/12/2024).

Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan, seperti polusi, memengaruhi keseimbangan mikrobiom kulit, yang berperan penting dalam kesehatan kulit.

Iman Solichin, Vice President BIODERMA Indonesia, turut merasa bangga dengan prestasi Prof. Irma.

“Kami sangat bangga dokter Indonesia dapat terpilih sebagai penerima penghargaan NAOS Ecobiology International Award 2024. Ini adalah bentuk dukungan terhadap peneliti yang berkontribusi pada penelitian berkelanjutan dan inovatif di bidang kesehatan kulit,” ungkap Iman.

BIODERMA, sebagai bagian dari NAOS, berkomitmen untuk terus mendukung penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat global, terutama dalam bidang ekobiologi dan perawatan kulit.

Acara penyerahan penghargaan ini berlangsung pada 6-7 November 2024 di Paris, Perancis, bertepatan dengan World Rendez-vous on Dermatology Congress yang diselenggarakan oleh NAOS Foundation. Di acara tersebut, Prof. Irma mendapat sambutan hangat dari para peneliti dan profesional kesehatan dunia.

Penghargaan ini menandai langkah penting bagi perkembangan riset ekobiologi, sebuah pendekatan yang mengintegrasikan ilmu kesehatan dengan perspektif lingkungan dan budaya, yang semakin mendapat perhatian global.

NAOS Ecobiology International Award 2024 menjadi platform yang sangat penting untuk mendorong penelitian yang berfokus pada kesehatan yang lebih holistik, dengan mengedepankan keberlanjutan dan pengaruh lingkungan terhadap tubuh manusia. Dengan adanya penghargaan ini, NAOS berharap dapat menginspirasi lebih banyak peneliti di seluruh dunia untuk berkontribusi dalam menciptakan solusi inovatif yang dapat membawa dampak positif pada kesehatan manusia dan lingkungan. Prestasi Prof. Irma tidak hanya menjadi kebanggaan Indonesia, tetapi juga membuka jalan bagi kemajuan riset kesehatan global.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

PELABUHAN PRIOK
HEADLINE NEWS

Ekonom Soroti Rapuhnya Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday – Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen pada kuartal I...

Tambang Nikel
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Aturan Monopoli SDA Dinilai Bisa Dorong Reindustrialisasi Nasional

JAKARTA, Bisnistoday – Ekonom sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, menilai kebijakan pemerintah...

PII Jawa Barat
HEADLINE NEWSNasional

PII Jawa Barat Siap Perkuat Reindustrialisasi dan Kompetensi Insinyur

BANDUNG, Bisnistoday – Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia, Ilham Akbar Habibie, resmi...

Bappebti
BursaHEADLINE NEWS

Pantau Pelaku Usaha, Bappebti Umumkan Rating Pialang Berjangka Triwulan I-2026

JAKARTA, Bisnistoday - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan kembali...