www.bisnistoday.co.id
Rabu , 8 Juli 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kemendikdasmen Beri Perhatian Kelompok Bermain dan Penitipan Anak
Humaniora

Kemendikdasmen Beri Perhatian Kelompok Bermain dan Penitipan Anak

Mendikdasmen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, saat Kegiatan Sarasehan Pendidikan di Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) di Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (5/7)./
Social Media

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat transformasi pendidikan nasional melalui penguatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam implementasi Wajib Belajar 13 Tahun, serta peningkatan mutu pendidikan dasar sebagai fondasi pembentukan sumber daya manusia unggul.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai kebijakan strategis untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh peserta didik. Hal tersebut disampaikannya saat Kegiatan Sarasehan Pendidikan di Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) di Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (5/7).

Menteri Mu’ti menyampaikan, bahwa Kemendikdasmen terus memperkuat pendidikan sejak usia dini melalui implementasi Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak. Menurutnya, PAUD merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Kami di kementerian berkomitmen memperkuat pendidikan anak usia dini. Wajib Belajar 13 Tahun dimulai dari taman kanak-kanak, dan kami juga terus memberikan perhatian terhadap layanan kelompok bermain maupun penitipan anak agar kualitas layanan pendidikan sejak usia dini semakin baik,” katanya.

Ia menambahkan, berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman belajar pada usia dini sangat menentukan keberhasilan peserta didik pada jenjang pendidikan berikutnya. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan PAUD sebagai bagian dari penguatan fondasi pendidikan nasional.

Lebih lanjut, Menteri Mu’ti menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan dasar menjadi salah satu prioritas Kemendikdasmen. Menurutnya, pendidikan dasar merupakan foundational education yang menentukan perkembangan akademik, karakter, kecakapan sosial, hingga kepercayaan diri peserta didik pada jenjang selanjutnya.

“Pendidikan dasar adalah fondasi. Karena itu kualitas guru, proses pembelajaran, penguatan kemampuan dasar, pembentukan karakter, perkembangan motorik, spiritual, maupun kecakapan sosial harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Sebagai dasar penyusunan kebijakan, Kemendikdasmen juga terus memanfaatkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk memetakan kondisi pendidikan di seluruh Indonesia sehingga berbagai program dapat dilaksanakan secara lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

Melalui berbagai kebijakan tersebut, Kemendikdasmen berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, inklusif, dan berdaya saing guna mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang unggul sesuai arah pembangunan nasional.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Guru Sekolah
Humaniora

Seleksi PPG Calon Guru 2026 Resmi Dibuka Untuk Pacu Kualitas Guru Profesional

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal...

Mahasiswa STPN
Humaniora

Politeknik Agraria STPN Jaring SDM Unggul Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

KAB.BOGOR, Bisnistoday - Perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata...

700 Peserta AYIMUN 21st Bangkok dari 19 Negara
Humaniora

486 Suara Diplomasi Anak Indonesia Bersatu dengan Delegasi dari 18 Negara di Asia Youth International MUN 21st Bangkok

Bangkok, Bisnistoday – Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) kembali menghadirkan...

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra
Humaniora

Yusril Ihza Mahendra Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Filsafat di UI

DEPOK, Bisnistoday - Bangsa ini lahir dari kegelisahan dan gerakan politisi dan...