www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 19 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Dianggap Lamban, CBA Desak Mabes Polri Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Disparekraf DKI Jakarta
Nasional

Dianggap Lamban, CBA Desak Mabes Polri Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Disparekraf DKI Jakarta

Uchok Sky Khadafi
DIREKTUR EKSEKUTIF CBA, Uchok Sky Khadafi./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Direktur Center For Budget Analisis (CBA), Uchok Sky Khadafi mendesak Mabes Polri untuk mengambilalih penanganan kasus dugaan korupsi oleh Polda Metro Jaya yang di anggap lamban, terkait Kasus dugaan korupsi double anggaran atau Mark Up di event Pemilihan Abang dan None tahun 2024 di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Daerah Khusus Jakarta.

“Mabes Polri bisa memanggil kembali Kepala Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Andhika Permata untuk penyelidikan dugaan korupsi Anggaran event Pemilihan Abang dan None Jakarta,” kata Direktur CBA, Uchok Sky Khadafi kepada wartawan pada Jumat, (17/1).

“Dan pihak Polda Metro Jaya pernah memanggil Kadis Parekraf Daerah Khusus Jakarta terkait dugaan korupsi ini, Namun hingga saat ini penanganan kasus tersebut lamban,” ungkap Uchok Sky.

Selain lamban, Polda Metro Jaya diduga sudah “Kena Virus” seperti halnya kasus DWP (Djakarta Warehouse Project), dalam penanganan kasus dugaan korupsi anggaran event Pemilihan Abang dan None Jakarta karena sampai hari ini tidak ada perkembangan apapun dari penyidik Polda Metro Jaya,” lanjut Uchok Sky.

Terjadi Keanehan Anggaran

Uchok menegaskan, ada keanehan dalam realisasi anggaran di Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Provinsi Daerah Khusus Jakarta untuk Empat Proyek event Pemilihan Abang dan None Jakarta pada tahun 2024.Proyek Pertama, Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Provinsi Daerah Khusus Jakarta adalah Event Pemilihan Abang dan None Jakarta dengan Anggaran sebesar Rp 8.019.570.463.

Dan Anggaran sebesar Rp 8.019.570.463 ini untuk beberapa kegiatan seperti untuk dihabiskan membayar Honorarium Narasumber atau Pembahas, Moderator dan  Pembawa Acara.

Proyek Kedua, Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta adalah Pemberdayaan Abang dan None Jakarta Dengan Anggaran sebesar Rp 882.750.000 untuk Honorarium Narasumber atau Pembahas, Moderator, Pembawa Acara dan Panitia.

Proyek Ketiga Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta adalah Pemilihan Abang dan None Jakarta dengan Anggaran sebesar Rp 17.500.000 untuk Honorarium Narasumber atau Pembahas, Moderator, Pembawa Acara dan Panitia.

“Selanjutnya Proyek Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yakni Penjilidan Soft Cover sebesar Rp 553.046 untuk Pemberdayaan Abang dan None Jakarta,” papar Uchok Sky.

“Kami meminta Mabes Polri untuk mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi ini, Dan segera memeriksa serta memanggil kembali Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKJ, Andhika Permata terkait dugaan kasus korupsi Anggaran Penyelenggaraan Abang dan None Jakarta 2024,” tambah Uchok Sky./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kemenhub
Nasional

Korban Musibah KM Virgo Transport 8 Terus Dicari, Terdapat 129 Penumpang Belum Ditemukan

JAKARTA, Bisnistoday -  Tim SAR terus berupaya mencari keberadaan korban kecelakaan tenggelamnya...

Wamenaker
Nasional

Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking

JAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan pentingnya kompetensi sumber...

Barang Rampasan
Nasional

Kementerian ATR/BPN Terima Barang Rampasan Negara Untuk Dioptimalkan Dukung Layanan Masyarakat

JAKARTA, Bisnistoday  - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima...

Dirjen
Nasional

Kemnaker: UU PPRT Perjelas Hak dan Kewajiban Pekerja Rumah Tangga

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026...