www.bisnistoday.co.id
Jumat , 3 Juli 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Tanam Jagung Serentak, Astra Agro Dukung Program Swasembada Pangan  2025
Ekonomi & Bisnis

Tanam Jagung Serentak, Astra Agro Dukung Program Swasembada Pangan  2025

Astra Agro
TANAM Jagung Serentak./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) sangat mendukung visi Indonesia Emas 2045. Terkait program swasembada pangan tahun 2025 misalnya, pada 21 Januari perusahaan perkebunan kelapa sawit nasional ini melakukan program penanaman jagung secara serentak. Kegiatan itu dilakukan di lahan-lahan kebun anak perusahaan Grup Astra Agro yang tersebar di Sumatera, Kalimantan maupun Sulawesi.

“Inisiatif ini menjadi wujud nyata komitmen Astra Agro untuk mendukung program pemerintah,” ungkap Vice President Investor Relation and Public Affairs Astra Agro, Fenny Sofyan. Pelaksanaan kegiatan ini, menurut Fenny, juga seiring dengan visi misi serta semangat “prosper with the nations”

Menurut Fenny, perusahaan melibatkan komunitas yg tinggal dan menetap di dalam perusahaan yakni karyawan beserta keluarganya atau disebut sebagai paguyuban.“Selama ini kami telah memiliki program pemberdayaan paguyuban yang salah satunya adalah kemandirian pangan dan ekonomi melalui berbagai kegiatan.” Ujar Fenny.

Saat ini Astra Agro memiliki 499 Paguyuban yang tersebar di 8 Provinsi serta terdiri dari 30.000 lebih kepala keluarga. Menurutnya, komunitas yang sangat solid ini telah berhasil membudidayakan berbagai jenis tanaman dan juga mengolah limbah sampah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi sehingga memberikan benefit bagi kemajuan komunitasnya.

Sementara itu, Vice President Partnership Management sekaligus penanggung jawab pelaksana operasional program swasembada pangan Astra Agro, Jonet Budiarto mengungkapkan program ini sejalan dengan target pemerintah yang telah menetapkan target untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045, dengan fokus pada peningkatan produksi berbagai komoditas pangan strategis. Jagung menjadi salah satu tanaman unggulan. Potensi komoditas jagung dalam kontribusi bagi ketahanan pangan dan perekonomian nasional sangat besar.

Bukan sekadar bahan makanan, jagung dikenal sebagai bahan baku penting berbagai industri hilir, seperti pakan ternak, tepung, dan makanan olahan lainnya. Jagung merupakan sumber bahan baku penting untuk 32 sektor industri, yang menempatkan jagung sebagai komoditas dengan nilai tambah tertinggi ketiga di sektor pertanian, setelah padi dan kelapa sawit.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang agribisnis, target swasembada pangan dalam bentuk penanaman jagung sangat dekat dengan keseharian Astra Agro. Untuk mendukung kesuksesan program proses penanaman dilakukan secara sistematis, mulai dari persiapan lahan, penanaman, hingga pengelolaan pasca-tanam. Setiap tahapan dirancang untuk memastikan optimalisasi hasil produksi serta keberlanjutan ekosistem yang ada di sekitar lahan.

“Lahan yang dipilih telah melalui proses kurasi ketat berdasarkan kriteria kesesuaian lahan yang ditetapkan,” ujar Jonet. Selain persetujuan yang diperoleh dari Dinas Pertanian dan Pangan setempat, penilaian risiko juga dilakukan oleh tim internal perusahaan.Menurut Jonet, langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa program swasembada pangan tidak hanya berorientasi pada produktivitas tetapi juga tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Fi Asia Indonesia 2026
Ekonomi & Bisnis

Fi Asia Indonesia 2026 Ajang Pertemuan Bisnis Pelaku Usaha Pangan Global

JAKARTA, Bisnistoday – Melalui Fi Asia Indonesia 2026, industri diharapkan dapat mempercepat...

emasku
Ekonomi & Bisnis

HPE dan HR Emas Turun Seiring Pelemahan Harga Emas Global

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga...

Pabrik Sanken
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

PMI Anjlok, Pemerintah Berikan Stimulus Penurunan Harga Gas Tertentu Untuk Industri

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perindustrian fokus pada kebijakan strategis guna menjaga daya...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pengemudi Ojol Roda Dua Resmi Berstatus Pelaku Usaha Mikro

JAKARTA, Bisnistoday – Mulai 1 Juli 2026 pengemudi ojek online (ojol) roda...