JAKARTA, Bisnistoday– PT Cemindo Gemilang Tbk melalui Semen Merah Putih Flexiplus turut serta memberikan dukungan pemerintah dalam mewujudkan target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Yoni Irawan, Head of Transformational Sales Semen Merah Putih, kepada media di Jakarta, Kamis (27/2).
“Melalui Flexiplus , kami menawarkan produk berkualitas sekaligus juga mendukung pembangunan yang lebih ramah lingkungan. Sertifikasi Green Label, berpredikat Gold yang kami peroleh, menjadi bukti konkret bahwa FLEXIPLUS adalah semen hidraulis yang tepat bagi industri konstruksi dan infrastruktur yang ingin berkontribusi pada keberlanjutan,” tuturnya.
Yoni mengungkapkan bahwa Semen Merah Putih Flexipluss telah memperoleh sertifikasi Green Label Indonesia (GLI) dengan peringkat Gold dari Green Product Council Indonesia (GPCI). Menjadikannya pilihan utama bagi proyek konstruksi dan infrastruktur di Indonesia yang semakin berorientasi pada aspek ramah lingkungan.
Mitra utama Semen Merah Putih, Tan Sun Hok, Direktur PT Citra Beton Batam mengutarakan, bahwa kualitas serta dukungan layanan Semen Merah Putih dalam adopsi semen hidraulis ini, menjadikan mereka yakin untuk mengimplementasikan semen ramah lingkungan dalam berbagai proyek yang sedang mereka operasikan.
“Di tengah meningkatnya tuntutan di industri terhadap penggunaan produk semen hijau, Semen Merah Putih memberikan solusi yang mampu menjawab keraguan kami, pelaku industri, dalam menggunakan semen hidraulis ini dengan dukungan dan layanan teknis yang sangat prima,” ujarnya.
Didukung Kebijakan Pemerintah
Dudung Maulana Textianto, Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang Indonesia (AP3I), menambahkan, penggunaan semen hijau untuk industri konstruksi dan pracetak khususnya, bukan hanya tentang kewajiban dari kebijakan pemerintah, tetapi keharusan dan kesadaran bersama untuk masa depan yang lebih baik.
“Ini adalah komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang lebih hijau di masa depan, sehingga kami dari asosiasi siap untuk terus mensosialisasikan penggunaan semen ramah lingkungan, seperti semen hidraulis, untuk produk pracetak dan prategang bagi semua anggota kami,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dudung menekankan pentingnya kolaborasi dan dukungan semua pihak dalam meningkatkan penggunaan semen hidraulis yang ramah lingkungan ini, “Sebagai produk yang relatif baru, untuk mensosialisasikan penggunaan semen hidraulis tidaklah mudah bahkan mungkin perlu perubahan paradigma dari semua pemangku kepentingan.”/








































