www.bisnistoday.co.id
Minggu , 28 Juni 2026
Home HEADLINE NEWS Potensi Bahan Industri Bambu Melimpah, Tapi Belum Optimal Dikembangkan
HEADLINE NEWS

Potensi Bahan Industri Bambu Melimpah, Tapi Belum Optimal Dikembangkan

Menperin Agus G Kartasasmita
MENPERIN Agus G Kartasasmita./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday –Indonesia memiliki potensi sumber daya bambu yang sangat besar dan tersebar di berbagai daerah. Namun, pemanfaatannya perlu lebih dioptimalkan agar komoditas bambu ini bisa menjadi produk yang bernilai tambah tinggi. Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman jenis bambu terbanyak di dunia. Terdapat 162 jenis bambu di Indonesia, yang 124 di antaranya merupakan spesies asli Indonesia.

“Untuk itulah, penting bagi saya untuk melakukan kunjungan di Kabuyutan Bambu Muara Beres ini, sebagai bagian dari upaya pemerintah membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan yang memiliki misi dalam pembangunan industri bambu nasional,” ungkap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada saat melakukan kunjungan kerja di Kabuyutan Bambu Muara Beres, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (26/5).

Menperin juga mengemukakan, dari sisi kawasan, Indonesia menduduki peringkat keenam dunia dalam hal luasan hutan bambu, yaitu mencapai 1,85 juta hektare. Ini merupakan kekuatan ekosistem yang sangat luar biasa, dan merupakan aset ekologis dan ekonomi yang tidak boleh kita abaikan.

Disisi lain, Menperin mengutarakan, pembangunan industri bambu memiliki tantangan yang tidak ringan. “Sama seperti membangun sektor industri lainnya, kita menghadapi persoalan terkait bahan baku, kualitas, dan standardisasi produk. Tapi tantangan ini harus kita hadapi bersama dengan inovasi dan produktivitas yang berkelanjutan,” tegas Agus.

Menperin menegaskan akan terus mengawal seluruh tahapan pengembangan industri bambu secara menyeluruh dan berkelanjutan. Sinergi dengan para pemangku kepentingan, mulai dari komunitas bambu, lembaga riset, hingga sektor industri, menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem industri bambu yang tangguh dan berdaya saing global.

Untuk itu, Kemenperin berkomitmen mengawal seluruh tahapan pengembangan industri bambu secara menyeluruh dan berkelanjutan. Sinergi dengan para pemangku kepentingan, mulai dari komunitas bambu, lembaga riset, hingga sektor industri, menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem industri bambu yang tangguh dan berdaya saing global.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pabrik AC
HEADLINE NEWS

Krisis Pasokan Gas, Kemenperin Akui Sektor Industri Mulai Kesulitan

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyoroti realisasi pelaksanaan kebijakan Harga Gas...

WAMENDAG RI, Dyah Roro Esti di Jakarta, baru-baru ini./
HEADLINE NEWS

Tantangan Perdagangan Makin Komplek, Dunia Usaha Butuh Kepastian Hukum dan Tata Kelola

JAKARTA, Bisnistoday – Kondisi sekarang, bahwa perdagangan global tengah mengalami perubahan sepertidigitalisasi,...

TOl MBZ
HEADLINE NEWSHukum

Praktisi Konstruksi : Kasus Proyek Tol MBZ Ingatkan Profesionalitas Tugas Insinyur dan Layanan Masyarakat

JAKARTA, Bisnistoday – Praktisi bidang konstruksi mengaku tercoreng muka industri jasa konstruksi...

Diskusi Keuangan
HEADLINE NEWS

Pengamat Ekonomi Soroti UU P2SK Baru Berpotensi Ancam Sistem Keuangan

JAKARTA, Bisnistoday – Pengamat ekonomi berpandangan bahwa keberadaan Pasal 50A dalam Undang-Undang Pengembangan...