www.bisnistoday.co.id
Minggu , 12 Juli 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Industri Penerbangan Rugi Rp900 Miliar Akibat Konflik Israel-Iran
Ekonomi & BisnisGLOBAL

Industri Penerbangan Rugi Rp900 Miliar Akibat Konflik Israel-Iran

Perang telah mengganggu aktifitas bandara-bandara utama di Kawasan Teluk dan menyebabkan sejumlah penerbangan terhenti.

Perang Iran Israel
LEDAKAN Rudal Iran di Tel Aviv, baru-baru ini./
Social Media

Konflik AS-Israel dengan Iran telah menyebabkan kerugian bagi industri penerbangan. Menurut laporan yang The Financial Times, sebanyak 20 maskapai penerbangan terbesar di dunia yang terdaftar di bursa saham telah kehilangan sekitar US$53 miliar (sekitar Rp900 Miliar) nilainya sejak perang AS-Israel di Iran dimulai pada Februari 2026 lalu.

Surat kabar Inggris tersebut mengatakan industri penerbangan berada dalam cengkeraman krisis terburuknya sejak pandemi Covid-19. Kini,  perang telah mengganggu bandara-bandara utama di Kawasan Teluk dan menyebabkan sejumlah penerbangan terhenti.

Laporan tersebut juga mengatakan bahwa para eksekutif maskapai penerbangan memperingatkan tentang kemungkinan kekurangan bahan bakar karena perang memasuki minggu keempatnya.

Bahan bakar jet, yang menyumbang sepertiga dari biaya maskapai penerbangan, telah berlipat ganda sejak perang dimulai pada 28 Februari. Hal ini meningkatkan kemungkinan kenaikan harga tiket pesawat, tambah laporan tersebut.

Minggu Keempat

Sementara itu, Al Jazeera melaporkan perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang memasuki minggu keempat, menewaskan lebih dari 1.400 orang di Iran.

Iran telah menyerang Israel dan pangkalan AS sebagai balasan, dan mengancam negara-negara Barat dan negara-negara Teluk yang menjadi sekutu AS. Mereka juga memperingatkan bahwa infrastruktur pelayaran dan energi global dapat berisiko.

Secara terpisah, AS mengatakan sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri konflik namun menolak gencatan senjata

Di sisi lain,  Iran baru-baru ini telah menembakkan dua rudal balistik ke pangkalan militer AS-Inggris Diego Garcia di Samudra Hindia, menurut laporan kantor berita semi resmi Mehr.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Iran akan menggunakan haknya untuk membela diri.

Ia memperingatkan bahwa nyawa warga Inggris dalam bahaya setelah negara itu mengizinkan AS menggunakan pangkalan-pangkalan mereka untuk melancarkan serangan terhadap target Iran.

Angkatan bersenjata Iran telah mengumumkan gelombang serangan ke-70 mereka, dengan meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel dan pangkalan AS di Teluk.

Iran meningkatkan serangannya terhadap situs-situs energi di seluruh negara-negara Arab Teluk sebagai balasan atas serangan Israel terhadap ladang gas alam South Pars.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

rToken Bitget Lampaui AUM $100 Juta, dengan rSPCX Memimpin Permintaan Awal Ekuitas yang Ditokenisasi

JAKARTA, BIsnistoday - rToken Bitget berhasil melampaui AUM sebesar $100 juta dalam...

Dirut PTPN I Abdul Rivai Ras (kiri) (dok:PTPN)
Ekonomi & Bisnis

Abdul Rivai Ras: ‘Transformasi PTPN I Harus Lebih Progresif’

JAKARTA – Transformasi yang dijalankan PTPN I (Persero) sejak beberapa tahun terakhir...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta Menyambut Harkopnas ke-79

JAKARTA, Bisnistoday – Menjelang peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, Menteri Koperasi...

Dirut Agrinas Palma
Ekonomi & Bisnis

Agrinas Palma Bukukan Surplus Operasional Rp2,86 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menutup Tahun Buku 2025...