JAKARTA – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 dimeriahkan dengan kolaborasi strategis antara koperasi desa, pelaku usaha mikro, dan masyarakat luas. Melalui pergelaran Pesta Rakyat, ekosistem ekonomi berbasis komunitas ini diperkuat demi menciptakan fondasi ekonomi lokal yang lebih mandiri.
Ajang yang berlangsung selama tiga hari di Sidoarjo melibatkan belasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta puluhan pelaku UMKM lokal. Keterlibatan para pelaku usaha ini bertujuan untuk memperluas akses pasar serta mempererat jaringan bisnis di tingkat akar rumput.
Rangkaian kegiatan seperti pasar malam, senam bersama, hingga program pasar murah berhasil menarik antusiasme tinggi dari ribuan warga sekitar. Selain sebagai sarana hiburan massal, momentum ini dimanfaatkan untuk mengedukasi publik mengenai pentingnya prinsip gotong royong dalam berkoperasi.
“Melalui Pesta Rakyat Kana, kami ingin menunjukkan bahwa koperasi dapat menjadi penghubung yang memperkuat ekonomi lokal melalui kolaborasi dan gotong royong,” ujar Ketua Koperasi Kana, Jonathan Danang Wardhana, dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026).
Jonathan menambahkan bahwa pelibatan aktif dari berbagai unsur masyarakat diharapkan dapat mendorong minat warga untuk bergabung menjadi anggota koperasi. Dengan demikian, proses pertumbuhan ekonomi daerah dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan oleh seluruh lapisan.
Di sisi lain, kehadiran pasar murah yang menyediakan ratusan paket kebutuhan pokok juga menjadi sorotan utama dalam kegiatan sosial ini. Langkah konkret ini diambil sebagai upaya nyata untuk meringankan beban ekonomi domestik masyarakat di tengah situasi pergerakan harga pangan.
“Kami ingin memastikan peringatan Hari Koperasi Nasional tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” jelas Sekretaris Koperasi Kana, Maykel Grey.
Melalui integrasi program yang menyentuh langsung aspek sosial dan ekonomi ini, model penguatan ekonomi kerakyatan dinilai dapat berjalan lebih optimal. Ke depan, sinergi antara kelembagaan koperasi desa dan UMKM diharapkan terus konsisten guna menjaga stabilitas kesejahteraan warga setempat.E2









































