JAKARTA, BisnisToday – Target angkat tropi Piala AFF (ASEAN Championship 2026) tidak bisa ditawar seiring klaim Timnas Indonesia sudah berada di level dunia.
Pengamat sepak bola Indonesia Akmal Marhali menegaskan siapa pun pelatihnya target juara AFF wajib dipenuhi sebagai konsekuensi logis.“Kalau sejak awal disebut level dunia, lalu turun ke kompetisi regional, maka juara AFF adalah keharusan,” kata Akmal Jumat 16 Januari 2026.
Akmal menilai pernyataan optimisme John Herdman bukan sekadar retorika melainkan komitmen yang harus dibuktikan dengan trofi.Menurutnya, target juara AFF merupakan bagian dari Key Performance Indicator (KPI) yang disepakati PSSI bersama Herdman.
“Kalau targetnya juara, maka publik berhak menagih. Itu konsekuensi profesional,” ujar Koordinator Save Our Soccer itu.
Akmal membandingkan situasi ini dengan awal kepelatihan Shin Tae-yong (STY)yang berani menjanjikan gelar juara kepada publik.Saat itu, keberanian menyampaikan target menjadi dasar legitimasi sekaligus bahan evaluasi terbuka dari masyarakat.“Pelatih yang berani menjanjikan juara harus siap dikritik kalau gagal,” tegas anggota Tim Gabungan Pencari Fakta tersebut.
Pembuktian Level Timnas Indonesia
AFF, sambung Akmal Marhali, juga menjadi ajang pembuktian daya saing pemain Liga Indonesia di level Asia Tenggara.“Kalau pakai pemain lokal dan gagal juara, klaim level dunia gugur dengan sendirinya,” ujarnya lewat sambungan telepon.
Ia menyebut, kontrak dua tahun bukan alasan untuk menunda evaluasi, karena AFF berada di fase awal kepemimpinan pelatih.“Justru AFF jadi tes pertama. Gagal di situ, kritik publik sangat rasional termasuk di FIFA Series atau FIFA Match Day” kata Akmal.
Menurutnya, tidak ada pelatih yang menargetkan peringkat tiga atau empat dalam turnamen resmi.“Target pelatih selalu juara. Kalau tidak tercapai, posisi pelatih pasti diguncang,” ujarnya.
Akmal menegaskan, kritik bukan bentuk kebencian, melainkan kontrol publik atas arah sepak bola nasional.“Kalau juara, posisinya kuat, John Herdman akan meninggalkan legacy tapi kalau gagal, wajar kalau publik melontarkan kritik tajam,” ujar Akmal Marhali.
Artinya, apa yang dikemukakan pelatih Timnas Indonesia John Herdman hingga memunculkan ekspektasi publik dan bagian dari target PSSI harus ia ‘bayar’ dengan tropi AFF 2026.//


