www.bisnistoday.co.id
Senin , 2 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional AMPUH Keluhkan Belum Dibukanya Akses Jemaah Umrah Indonesia
NasionalNASIONAL & POLITIK

AMPUH Keluhkan Belum Dibukanya Akses Jemaah Umrah Indonesia

Ketua DPD RI menerima audiensi Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umroh Haji Indonesia (AMPUH) terkait penyelenggaraan ibadah umroh dan haji di masa pandemi bertempat di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (23/8).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menerima audiensi pengurus Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (AMPUH) di Kantor DPD RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (23/8).

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Umum AMPUH Dr Abdul Aziz, Wawan Suhada (Sekjen), Dhobith K Umam (Wakil Ketua Umum), M Fachri (Wasekjen) dan pengurus lainnya. Ketua DPD RI ditemani Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi.

Ketua Umum AMPUH Abdul Azis mengapresiasi berbagai statemen Ketua DPD yang sangat berpihak pada calon jemaah umrah dan haji.

Namun, AMPUH mengeluhkan belum dibukanya akses bagi jemaah umrah Indonesia.  “Banyak negara sudah diperbolehkan umrah, sedangkan jemaah Indonesia belum bisa berangkat juga. Makanya AMPUH minta bantuan ke DPD agar sampaikan ke pemerintah untuk melakukan lobi government to government sehingga calon jemaah umrah Indonesia bisa berangkat ke sana,” ujar Abdul Azis.

AMPUH juga berharap agar Arab Saudi mengakui vaksin Sinovac. Sebab dari 150 penyelenggara umrah dan haji di bawah AMPUH, sekitar 90 persen calon jemaahnya divaksin Sinovac.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengaku prihatin dengan kondisi ketidakpastian yang terjadi sekarang terkait nasib jemaah umrah dan haji Indonesia.

“Pemerintah seperti tidak berpihak dengan  rakyat. Calon jemaah umrah dan haji Indonesia ini sudah lama tertunda. Mereka sudah sangat rindu Tanah Suci. Sementara nasibnya seperti terombang-ambing tidak ada kejelasan,” kata LaNyalla.

LaNyalla menjelaskan bahwa dirinya sudah seringkali berbicara di media agar Kementerian Agama melakukan lobi terkait hal tersebut. Namun, ia berharap para pengusaha travel umrah dan haji juga bersatu menanyakan hal itu.

“Saya minta juga kepada asosiasi penyelenggara umrah dan haji yang ada untuk mendesak Menteri Agama agar ini ditangani. Sekarang jangan tunggu info dari Kemenag, mereka harus digedor supaya tidak diam saja seperti sekarang ini. Kasian rakyat, mereka perlu kejelasan,” ujarnya lagi.

Seperti diketahui pemerintah Arab Saudi sudah membuka pelaksanaan umrah untuk jemaah internasional mulai Senin (9/8).

Namun Indonesia masih termasuk ke dalam negara yang menghadapi larangan perjalanan ke Arab Saudi bersama negara lainnya seperti India, Pakistan, Mesir,  Argentina, Brazil, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, Ethiopia dan Vietnam./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Nasional

Ahli Kebijakan Publik:  Bupati Maybrat Jangan Menghambat Pelayanan Publik

Jakarta, bisnistoday.co.id - Ketidakjelasan mengenai kondisi kesehatan dan pelaksanaan tugas Bupati Maybrat,...

Nasional

Jelang Nataru 2026/2027, Menhub Dudy Instruksikan Ramp Check Seluruh Moda Transportasi

JAKARTA, Bisnistoday.co.id– Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan jajaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar...

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berdialog warga Pertukangan Utara, Jakarta Selatan. dok: Kuda Biru Project)
Nasional

Rayakan Sumpah Pemuda Bersama Warga, AHY dan Merry Riana Resmikan 25 PELITA

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Bertepatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur...

Tol Trans Sumatera
Nasional

Hutama Karya Paparkan Rencana Trase Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin

PARIAMAN, Bisnistoday.co.id - Rencana pembangunan Jalan Tol Pekanbaru–Padang Seksi Bukittinggi–Sicincin diperkenalkan kepada...