www.bisnistoday.co.id
Kamis , 17 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Anak Indonesia Hebat, Ditentukan dari Kebiasaan Kecil di Rumah Secara Kontinu
Humaniora

Anak Indonesia Hebat, Ditentukan dari Kebiasaan Kecil di Rumah Secara Kontinu

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Lingkungan rumah dan teladan yang dicontohkan orangtua adalah dua hal yang menjadi fondasi dalam membentuk karakter anak. Demikian disampaikan Ibu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Masmidah Abdul Mu’ti dalam acara “Talkshow Parenting: Implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”.

Masmidah Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa orang tua memiliki peran utama dalam pembentukan karakter anak. “Orang tua memiliki peran utama. Melalui talkshow ini saya berharap peran orang tua bisa mendapatkan wawasan baru, pendekatan yang relevan, dan strategi pengasuhan yang sesuai dengan tantangan zaman,” ujarnya di Kantor Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM), Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat, Selasa (26/8).

Menambahkan, Kepala Pusat Penguatan Karakter (Puspeka), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Rusprita, menekankan bahwa pembiasaan sederhana 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari dapat memberikan dampak yang sangat besar terhadap pembentukan karakter anak.

“Tujuh kebiasaan ini terlihat sepertinya merupakan aktivitas sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Namun ternyata dibalik kebiasaan-kebiasaan ini mengandung efek yang luar biasa besar sekali. Jadi, hal besar itu hanya bisa terbentuk atau tercapai melalui hal-hal kecil yang dilakukan secara kontinu. Proses pembiasaan ini akan membentuk kebiasaan dan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten akan terhabituasi dalam kehidupan sehari-hari sehingga membentuk karakter dan kepribadian,” ucapnya yang yakin, jika proses ini dilakukan secara kolektif, maka akan membentuk peradaban bangsa.

Pada sesi diskusi, hadir narasumber psikolog, Irma Gustina, yang membahas tema Pola Pengasuhan Anak. Menurutnya, peran orang tua dalam membentuk kebiasaan anak sangatlah fundamental. Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan sehari-hari sejak dini. Mulai dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, hingga mengonsumsi makanan bergizi. Menurutnya, semua kebiasaan ini membentuk fondasi disiplin, tanggung jawab, pantang menyerah, sportif, dan religius.

“Parenting itu adalah perjalanan panjang kita. Kita merawat dia, merawat fisik mereka, mentalnya, spiritualnya, emosi, kemudian juga secara sosial. Jadi, kita membantu putra-putri kita ini supaya nanti bisa optimal tumbuh kembangnya dan survive dalam kehidupan,” ujarnya.

Irma kemudian menggambarkan peran orang tua dengan analogi yang mudah dipahami. Menurutnya, orang tua berfungsi sebagai kompas yang mengarahkan anak sekaligus jangkar yang memberi kekuatan emosional. “Saya selalu menganalogikan, yang namanya orang tua itu (ibarat) Kompas. Fungsinya kita adalah mengarahkan. Kebiasaan itu dibangun oleh orang tua menjadi ‘kompas’ hidup anak.

Selain sebagai kompas, menurut Irma, orang tua adalah jangkar. “Kalau kita punya jangkar emosi yang kuat dengan anak, kemanapun anak kita melangkah, kembalinya pasti ke rumah. Anak yang dicintai, ditenangkan, dan distimulasi dengan tepat akan tumbuh jadi pribadi yang cerdas dan punya karakter. Oleh karena itu, pembentukan 7 kebiasaan baik idealnya dimulai di rumah,” jelasnya.

Selain dari sisi psikologis, diskusi juga menghadirkan praktik baik implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di sekolah. Kepala Sekolah SDS Islam Al Alaq, Zulfa Maulida, memaparkan strategi sekolahnya dalam mendukung program ini adalah dengan menggunakan platform yang berfungsi sebagai pusat kendali untuk mengelola dan memfasilitasi kegiatan pembelajaran daring atau jarak jauh

“Kami memiliki Learning Management System (LMS) Smart Al Alaq. Di sini kami buat satu segmen khusus untuk 7KAIH, sampai semua lagunya ada semua. Saya taruh di sini supaya orang tua, anak, dan guru bisa mengaksesnya secara langsung,” jelas Zulfa.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Tradisi Mengonsumsi Buah Pinang telah ada Sejak Zaman Prasejarah. (dok:Wei/Unsplash.com)
Humaniora

Tradisi Mengonsumsi Buah Pinang telah ada Sejak Zaman Prasejarah

JAKARTA, Bisnistoday – Mengonsumsi buah pinang telah menjadi tradisi masyarakat di sebagian...

Humaniora

Mahasiswa UPI Kembangkan Netravest, Rompi Navigasi Cerdas Berbasis AI untuk Tunanetra

BANDUNG, Bisnistoday - Lima mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengembangkan Netravest, rompi...

Stadion SR
Humaniora

Kementerian PU Hadirkan Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional di 25 Sekolah Rakyat

JAKARTA, Bisnistoday - Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 pada 9 September...

Pemuda Katolik
Humaniora

Pemuda Katolik Komda Banten dan PPEJ Kemendag Berkolaborasi Bidang Pelatihan Ekspor

JAKARTA, Bisnistoday - Pemuda Katolik Komisariat Daerah Banten beraudiensi dengan  Pusat Pengembangan...