www.bisnistoday.co.id
Kamis , 30 April 2026
Home GLOBAL Colombo Plan Dukung Kebangkitan IKM Pasca Pandemi  
GLOBAL

Colombo Plan Dukung Kebangkitan IKM Pasca Pandemi  

PENGEMBANGAN IKM : Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian, Reni Yanita, dalam kegiatan program peningkatan kapasitas dan pembinaan industri kecil dan menengah (IKM) untuk negara-negara anggota Organisasi Internasional Colombo Plan pada Kamis (22/9).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg) kembali menyelenggarakan program peningkatan kapasitas dan pembinaan industri kecil dan menengah (IKM) untuk negara-negara anggota Organisasi Internasional Colombo Plan. Kegiatan tersebut fokus pada pengembangan salah satu program pelatihan internasional dalam kerangka Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST), yaitu Capacity Building Program on Enhancing the Development of Small and Medium Industry.

“Tahun ini merupakan tahun ke-7 Indonesia menyelenggarakan program kerja sama tersebut. Kami berharap program ini akan terus berkontribusi untuk memperkuat KSST, serta negara-negara anggota Colombo Plan, serta dalam rangka pemulihan perekonomian dunia,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian, Reni Yanita, Kamis (22/9).

Kurun waktu dua tahun terakhir, yakni tahun 2020-2021, program ini dilaksanakan secara daring karena pandemi Covid-19. Di tahun 2022, Indonesia kembali melaksanakan program tersebut secara luring di Bali pada 19-30 September 2022 dengan diikuti oleh 19 peserta dari 10 negara, yaitu Bangladesh, Laos, Malaysia, Maladewa, Nepal, Pakistan, Filipina, Arab Saudi, Sri Lanka, dan Indonesia. Sebelum pandemi, Indonesia menyelenggarakan program tersebut secara luring pada pada 2016 di Bali, 2017 di Yogyakarta, 2018 di Bandung dan 2019 di Surabaya.

Dirjen IKM menuturkan, program pengembangan kapasitas bagi negara anggota Colombo Plan tahun 2022 ini bertajuk “Creative Industry for Global Economic Recovery: The Importance of Creative Industry in Bali to Spur The Economic Recovery in Line With G20 Pledge of Indonesian Presidency”. Tema tersebut dipilih untuk mengangkat kisah sukses industri kreatif yang terbukti berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi selama dan pascapandemi Covid-19. 

Pengembangan IKM

Kepala Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri Kemensetneg Noviyanti mengatakan, kegiatan pelatihan tersebut merupakan komitmen Pemerintah Indonesia untuk berbagi pengalaman dalam hal pengembangan IKM dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Ia juga mendorong peserta untuk berpartisipasi aktif dalam sesi pelatihan dan juga berbagi pengalaman dari negara masing-masing, terutama dalam pengembangan dan pemulihan IKM selama pandemi Covid-19.

“Indonesia memiliki banyak cerita sukses tentang pemulihan industri kreatif selama pandemi Covid-19, sehingga dalam program ini akan disorot mengenai pemulihan ekonomi sebagai salah satu prioritas Indonesia yang kesuksesannya telah diakui secara global,” ungkap Noviyanti

Peran Colombo Plan

Sekretaris Jenderal Colombo Plan, Benjamin P. Reyes menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia karena telah kembali menyelenggarakan program secara luring. “Saya harap program ini dapat memperluas wawasan dan pengetahuan peserta terkait kebijakan dan strategi dalam mempromosikan dan mengembangkan IKM, terutama setelah kemerosotan ekonomi selama pandemi Covid-19,” kata Benjamin.

Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin Riefky Yuswandi menambahkan, IKM memainkan peran yang penting dalam ekonomi Indonesia, terutama terkait dengan membuka kesempatan berusaha dan perluasan kesempatan kerja, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan distribusi kesejahteraan yang setara bagi seluruh masyarakat Indonesia. 

“Pemerintah Indonesia melalui Kemenperin telah mendorong penguatan daya saing IKM melalui berbagai program pengembangan kapasitas. Setelah lini produksi diperkuat, Kemenperin memfasilitasi IKM untuk memenuhi standardisasi dan sertifikasi yang dipersyaratkan, sehingga mampu bersaing dan siap bersaing di pasar nasional dan ekspor. Untuk itu, program e-Smart IKM telah yang diluncurkan sejak tahun 2017 membantu IKM memperluas akses pasar melalui e-commerce,” ujar Riefky./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
GLOBAL

Blokade di Selat Hormuz Ganggu Distribusi Bantuan Kemanusiaan

JAKARTA, Bisnistoday - Perang yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran...

Menlu Iran Abbas Aragachi (Dok: Xinhua)
GLOBALKawasan Global

Batal Beruding dengan AS, Menlu Iran Kunjungi Rusia

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Luar Negeri Iran Diplomat Abbas Araghchi mengnjungi Rusia....

Presiden AS Donald J Trump.
GLOBALKawasan Global

Trump dkk Diyakini jadi Target Terduga Pelaku Penembakan

JAKARTA, Bisnistoday - Pihak berwenang Amerika Serikat meyakini pria bersenjata yang mencoba...

Presiden AS
GLOBALHEADLINE NEWSKawasan Global

Trump Mengaku Sebagai Sasaran Insiden Penembakan di Acara Makan Malam

JAKARTA, Bisnistoday – Insiden penembakan terjadi di dekat sebuah hotel di Washington...