www.bisnistoday.co.id
Jumat , 18 September 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Dari Balik Etalase Sederhana, Erna Bantu Putar Ekonomi Warga
Ekonomi Rakyat

Dari Balik Etalase Sederhana, Erna Bantu Putar Ekonomi Warga

Layanan Brilink
Layani transaksi dengan Brilink
Social Media

KAB. GARUT, Binistoday – Senyum hangat menyambut setiap orang yang datang ke warung kecil milik Erna Rahmawati di Sukawening, Kabupaten Garut.

Di balik etalase yang dipenuhi kebutuhan harian itu, aktivitas transaksi keuangan berlangsung nyaris tanpa henti.

Warga datang silih berganti, bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga menarik uang tunai, mengirim dana, hingga membayar berbagai kebutuhan.

Tempat sederhana tersebut kini menjadi titik penting bagi masyarakat sekitar dalam mengakses layanan keuangan.

Hampir tujuh tahun terakhir, Erna menjalankan peran sebagai Agen BRILink. Ia mengaku membuka layanan itu dengan tujuan sederhana, yakni membantu warga agar tidak perlu jauh-jauh pergi ke bank atau ATM.

“Supaya masyarakat transaksi lebih dekat, lebih mudah, terus aman,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Kehadiran Agen BRILink dinilai memberi dampak nyata bagi warga sekitar. Jika sebelumnya masyarakat harus mengeluarkan ongkos dan waktu lebih untuk melakukan transaksi, kini semuanya bisa dilakukan hanya dalam hitungan menit di lingkungan tempat tinggal mereka sendiri.

Ruang kecil di sudut warung itu perlahan berkembang menjadi penghubung aktivitas ekonomi mikro masyarakat. Mulai dari pedagang kecil, ibu rumah tangga, hingga pekerja harian memanfaatkan layanan tersebut untuk kebutuhan transaksi sehari-hari.

Menurut Erna, kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan terus meningkat. Karena itu, keberadaan agen di tingkat lingkungan menjadi penting untuk memperluas akses layanan perbankan hingga ke lapisan masyarakat bawah.

Meski begitu, perjalanan menjalankan Agen BRILink tidak selalu mudah. Persaingan yang semakin ketat membuat pendapatan agen ikut menurun.“Sekarang mah banyak saingan, jadi menurun,” katanya.

Ia menjelaskan biaya administrasi transaksi saat ini cukup besar sehingga keuntungan yang diterima agen menjadi semakin kecil.

“Sekarang fee-nya 4.000, ke kita mungkin cuma 1.000,” ujarnya.

Meski margin keuntungan menipis, Erna tetap mempertahankan usahanya karena merasa layanan tersebut masih sangat dibutuhkan warga. Ia berharap ke depan ada kebijakan yang lebih mendukung agen kecil agar layanan keuangan tetap mudah dijangkau masyarakat.

“Harapannya BRILink bisa lebih baik lagi, kalau bisa fee diturunkan,” pungkasnya.E2

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Sejumlah produk Coucou yang dijual di IIPE 2026 ICE BSD. (Dok.Rava)
Ekonomi Rakyat

Coucou Optimistis Capai Target di IIPE 2026

JAKARTA, Bisnistoday – Produsen khusus makanan hewan peliharaan (anabul) Coucou optimistis bisa...

Ekonomi Rakyat

Polytron dan Populix Bongkar Mitos Bisnis Kuliner dan Redefinisi Cara Tepat “Naik Kelas”

JAKARTA, Bisnistoday – Mempertegas komitmennya dalam memberdayakan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan...

Ekonomi Rakyat

Bandung Great Sale 2026 Hadirkan Diskon Besar, dari We Are We hingga Persib Store

BANDUNG, Bisnistoday - Bandung Great Sale 2026 menjadi agenda belanja yang menawarkan...

UMKM Batam
Ekonomi Rakyat

Semester I-2026, Kemendag Fasilitasi Seribu UMKM dalam Program “Business Matching”

JAKARTA, Bisnistoday– Kementerian Perdagangan memperluas akses pasar internasional bagi pelaku usaha mikro,...