www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Dari Balik Etalase Sederhana, Erna Bantu Putar Ekonomi Warga
Ekonomi Rakyat

Dari Balik Etalase Sederhana, Erna Bantu Putar Ekonomi Warga

Layanan Brilink
Layani transaksi dengan Brilink
Social Media

KAB. GARUT, Binistoday – Senyum hangat menyambut setiap orang yang datang ke warung kecil milik Erna Rahmawati di Sukawening, Kabupaten Garut.

Di balik etalase yang dipenuhi kebutuhan harian itu, aktivitas transaksi keuangan berlangsung nyaris tanpa henti.

Warga datang silih berganti, bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga menarik uang tunai, mengirim dana, hingga membayar berbagai kebutuhan.

Tempat sederhana tersebut kini menjadi titik penting bagi masyarakat sekitar dalam mengakses layanan keuangan.

Hampir tujuh tahun terakhir, Erna menjalankan peran sebagai Agen BRILink. Ia mengaku membuka layanan itu dengan tujuan sederhana, yakni membantu warga agar tidak perlu jauh-jauh pergi ke bank atau ATM.

“Supaya masyarakat transaksi lebih dekat, lebih mudah, terus aman,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Kehadiran Agen BRILink dinilai memberi dampak nyata bagi warga sekitar. Jika sebelumnya masyarakat harus mengeluarkan ongkos dan waktu lebih untuk melakukan transaksi, kini semuanya bisa dilakukan hanya dalam hitungan menit di lingkungan tempat tinggal mereka sendiri.

Ruang kecil di sudut warung itu perlahan berkembang menjadi penghubung aktivitas ekonomi mikro masyarakat. Mulai dari pedagang kecil, ibu rumah tangga, hingga pekerja harian memanfaatkan layanan tersebut untuk kebutuhan transaksi sehari-hari.

Menurut Erna, kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan terus meningkat. Karena itu, keberadaan agen di tingkat lingkungan menjadi penting untuk memperluas akses layanan perbankan hingga ke lapisan masyarakat bawah.

Meski begitu, perjalanan menjalankan Agen BRILink tidak selalu mudah. Persaingan yang semakin ketat membuat pendapatan agen ikut menurun.“Sekarang mah banyak saingan, jadi menurun,” katanya.

Ia menjelaskan biaya administrasi transaksi saat ini cukup besar sehingga keuntungan yang diterima agen menjadi semakin kecil.

“Sekarang fee-nya 4.000, ke kita mungkin cuma 1.000,” ujarnya.

Meski margin keuntungan menipis, Erna tetap mempertahankan usahanya karena merasa layanan tersebut masih sangat dibutuhkan warga. Ia berharap ke depan ada kebijakan yang lebih mendukung agen kecil agar layanan keuangan tetap mudah dijangkau masyarakat.

“Harapannya BRILink bisa lebih baik lagi, kalau bisa fee diturunkan,” pungkasnya.E2

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

UMKM di NTB
Ekonomi Rakyat

Mendag Busan Dorong UMKM di NTB Berebut Pasar Ekspor

MATARAM, Bisnistoday.co.id – Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong pelaku usaha mikro, kecil,...

Perkebunan milik PTPN IV PalmCO di Kalimantan. (Dok:PTPN)
Ekonomi Rakyat

Jejak PTPN IV PalmCo dalam Melestarikan Tradisi Baremah di Tanah Dayak

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Bagi masyarakat adat Dayak, tanah bukan hanya komoditas ekonomi,...

Kegiatan Farmer Field Day (FFD) Pengenalan Benih Bioteknologi yang diadakan Kementtrian Pertanian. (Dok:Kementan)
Ekonomi Rakyat

Kementan Perkuat Pemahaman Petani Terhadap Inovasi Benih Bioteknologi

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Pengembangan padi lokal Rojolele di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah,...

Salah satu gerai di Festival Jajanan Bango 2026. (FotoZahwah Alya Annisa)
Ekonomi Rakyat

Perkuat Ekosistem Kuliner Lokal, Bango Dukung Pertumbuhan UMKM

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Produsen kecap ternama, Bango kembali mendukung UMKM melalui Festival...