www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 18 April 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Di Tengah Bursa Global Melemah, IHSG Justru Ditutup Menguat
BursaBURSA & KORPORASI

Di Tengah Bursa Global Melemah, IHSG Justru Ditutup Menguat

IHSG
PERGERAKAN IHSG hingga akhir tahun menguat./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Setelah pada penutupan perdagangan pada pekan sebelumnya mengalami koreksi tajam akibat aksi profit taking, pada awal perdagangan pekan ini, Senin (19/9) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 26,62 poin keposi 7.195,49. Sementara indeks LQ45 naik 8,72 poin ke posisi 1.024,73.

“IHSG kembali bergerak naik di tengah mayoritas global yang terpantau mengalami pelemahan jelang keputusan kebijakan moneter The Fed yang diproyeksikan kembali mengalami kenaikan agresif,” tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya.

IHSG justru bergerak melawan arah yang menandakan investor dan pelaku pasar telah mengantisipasi kenaikan suku bunga yang juga masih akan dilakukan Bank Indonesia.

Prospek ekonomi global yang diperkirakan Dana Moneter Internasional (IMF) melambat menjadi 0,5 persen pada tahun depan, turut memberikan arahan mengenai strategi kebijakan yang perlu diambil.

Dalam hal ini pemerintah dinilai akan kembali menggencarkan dukungan fiskal terutama pada sektor yang akan lebih didorong akselerasinya, seperti program hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri dan insentif untuk sektor yang terdampak.

Dibuka menguat, IHSG bergerak fluktuatif sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG mayoritas bergerak di teritori positif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor terkoreksi dengan sektor energi transportasi & logistik paling dalam 1,86 persen, diikuti sektor energi dan sektor teknologi masing-masing turun 1,83 persen dan 1,82 persen.

Sedangkan lima sektor meningkat dengan sektor kesehatan naik paling tinggi 1,22 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor infrastruktur masing-masing naik 0,57 persen dan 0,31 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu LEAD, SEMA, WINS, SLIS, dan SMDM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni DEWA, INDX, BRMS, BIPI, dan BUMI. .

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp98,08 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp40,36 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.339.102 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,49 miliar lembar saham senilai Rp15,55 triliun. Sebanyak 208 saham naik, 354 saham menurun, dan 142 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Hang Seng melemah 195,72 poin atau 1,04 persen ke 18.565,97, Indeks Shanghai turun 10,8 poin atau 0,35 persen ke 3.115,6, dan Indeks Straits Times terkoreksi 11,98 poin atau 0,37 persen ke 3.256,31. Sedangkan bursa Jepang libur./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Bursa

Traxindo Resmi Kantongi Izin sebagai Penasihat Berjangka dari Bappebti

JAKARTA, Bisnistoday - Traxindo secara resmi telah memperoleh izin usaha sebagai Perusahaan...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

Pasar Saham Kembali Terguncang, Sentimen Negosiasi AS dan Iran Masih Buntu

JAKARTA, Bisnistoday – Sentimen global masih mendominasi arah pergerakan Indeks Harga Saham...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

Minim Stimulus, IHSG Cenderung Bertahan Sepekan

JAKARTA, Bisnistoday – Penutupan perdagangan, Jumat (3/4) kemarin, memperlihatkan Indeks Harga Saham...

Panama City (dok: Unsplash/Sol Cerrud)
BURSA & KORPORASIEkonomi & BisnisGLOBALKawasan Global

Para Konglomerat Sembunyikan Pajak Senilai 3% dari PDB Global

JAKARTA-Bisnistoday: Lembaga nirlaba internasional, Oxfam mengungkapkan orang-orang superkaya di dunia diduga menyembunyikan...