www.bisnistoday.co.id
Rabu , 22 April 2026
Home LIFESTYLE Rona & Film Festival Kearifan Lokal Kenduri Swarnabhumi 2024 Digelar
Rona & Film

Festival Kearifan Lokal Kenduri Swarnabhumi 2024 Digelar

Swarnabhumi
PAGELRAN Budaya dalam Rangkaian Swarnabhumi./
Social Media

JAMBI, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, kembali menggelar Kenduri Swarnabhumi untuk ketiga kalinya mulai Agustus hingga November mendatang. Acara ini bertujuan melestarikan budaya dan lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari yang telah menjadi pusat peradaban. Selain itu, acara ini juga bertujuan membangkitkan kesadaran masyarakat lokal untuk menjaga warisan nenek moyang bagi generasi mendatang.

Direktur Perfilman, Musik, dan Media Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, menuturkan bahwa Kenduri Swarnabhumi adalah sarana untuk menyadarkan kembali masyarakat luas tentang perjalanan peradaban Jambi yang maju.

“Beberapa kearifan lokal yang masih digunakan saat ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga warisan budaya tersebut. Gelaran Kenduri Swarnabhumi menyatukan berbagai jaringan pelaku budaya dan komunitas lingkungan di Jambi untuk bersama-sama memajukan potensi kebudayaan yang selaras dengan pelestarian lingkungan,” ungkap Mahendra, Minggu (4/8).

Mahendra menambahkan, ketiga festival yang telah dilaksanakan memperlihatkan tradisi budaya khas masyarakat DAS Batanghari yang masih dijaga hingga sekarang sebagai kearifan lokal. Festival Suku Batin IX, yang berlangsung pada 20 s.d. 22 Juli di Kabupaten Batanghari mengingatkan asal usul keturunan Suku Batin IX, salah satu suku asli di Jambi yang termasuk peradabannya serta menonjolkan kuliner otentik dan peran perempuan dalam kebudayaan mereka.

“Selama festival berlangsung, diadakan juga serangkaian acara seperti lomba masak tradisional brengkes ikan, Ritual Muwon Namo, pertunjukan kesenian yang mengangkat cerita kebudayaan setempat, dan pameran kerajinan tangan. Ritual Muwon Namo merupakan tradisi memanggil hujan sebelum panen, dipentaskan untuk edukasi generasi muda mengenai warisan budaya yang memiliki nilai-nilai luhur,” tutur Mahendra

Selama Kenduri Swarnabhumi 2024, Kemendikbudristek menggandeng sepuluh pemerintah daerah di Jambi, yakni Kabupaten Bungo, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Tebo, Kabupaten Sungai Penuh, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Kerinci, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Merangin, Kota Jambi, serta Kabupaten Dharmasraya di Sumatera Barat.

Hingga saat ini, tiga dari dua belas kegiatan festival daerah sebagai bagian Kenduri Swarnabhumi telah sukses diselenggarakan, yaitu Festival Suku Batin IX di Kabupaten Batanghari, Festival Biduk Gedang Selang Beangkut di Kabupaten Merangin, dan Festival Keris Siginjai di Kota Jambi.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Penyanyi muda berbakat Alala Zahra
Rona & Film

Semangat Hari Kartini, Alala Zahra Persembahkan Lagu ‘Bundaku Tersayang’

JAKARTA, Bisnistoday - Penyanyi muda berbakat Alala Zahra memilih momen sakral Hari...

Pameran Seni
Rona & Film

Pameran “Fragmen Dunia di Mata Wanita” Hadirkan Perspektif Perempuan di Momentum April

BANDUNG — Nayanika Art Gallery menghadirkan pameran bertajuk “Fragmen Dunia di Mata...

Film Para Perasuk
Rona & Film

Film Para Perasuk Eksplorasi Ambisi, Tradisi, dan Isu Lingkungan

JAKARTA, Bisnistoday — Film terbaru garapan penulis dan sutradara Wregas Bhanuteja, Para...

Rona & Film

Joko Anwar Siap Hadapi Pro-Kontra, Film Terbarunya Sarat Kritik Sosial

JAKARTA, Bisnistoday — Sutradara sekaligus penulis naskah Joko Anwar mengakui film terbarunya...