www.bisnistoday.co.id
Selasa , 28 Juli 2026
Home LIFESTYLE Rona & Film Film ‘Esok Tanpa Ibu’ Angkat Tema AI dan Lingkungan, Begini Penjelasan Gina S. Noer
Rona & Film

Film ‘Esok Tanpa Ibu’ Angkat Tema AI dan Lingkungan, Begini Penjelasan Gina S. Noer

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday — Film ‘Esok Tanpa Ibu’ menghadirkan perspektif unik dengan mengangkat tema kecerdasan buatan (AI), lingkungan, dan perempuan dalam satu benang merah yang emosional.

Salah satu penulis naskah, Gina S. Noer, menjelaskan ide ini lahir dari kesadaran pembicaraan tentang AI di Indonesia yang tidak bisa dilepaskan dari konteks lingkungan dan kemanusiaan.

“Sebenarnya ada kepikiran ketika kita bicara soal duka, mengikat satu tema antara ibu, i-Bu (AI berwujud sosok ibu), dan ibu pertiwi. Ibu bumi gitu,” ungkap Gina dalam konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, tiga makna besar dalam film ini saling bertaut. Semakin manusia menghargai ibu bumi, semakin besar pula penghormatan terhadap perempuan.

Sejarah, kata Gina, telah membuktikan bahwa ketika perempuan dihargai, dunia dan lingkungan menjadi lebih baik. Ia mengatakan banyak gerakan perlawanan terhadap pencemaran dan perusakan alam digerakkan oleh aktivis perempuan.

“AI ini kan teknologi yang sangat berkembang pesat ya. Makanya, kita sebagai manusia yang lahir dari rahim perempuan, hidup di Ibu Bumi juga harus saling menjaga,” tegasnya.

Baginya, kecepatan teknologi bisa membuka kemungkinan luar biasa, tapi akar diri dan kemanusiaan hadir dari ibu pertiwi.

Pesan tersebut pun diperkuat melalui soundtrack film yang dibawakan Nosstress bersama Rara Sekar bertajuk “Raih Tanahmu”. Lagu itu diklaim merupakan inti dari film ini.

“Setiap kemajuan yang kita lewati, kita juga harus kembali meraih tanah kita,” terangnya mengenai makna lagu tersebut.

Simbol lain yang tak kalah menonjol dalam film adalah ketika terdapat adegan bunga yang mekar di tanah kering. Ia memaknainya sebagai gambaran kehidupan yang selalu mencari jalan untuk membuka harapan.

“Apa pun kesulitan, kekeringan, duka yang akan kita lalui, ketika kita percaya sama harapan dan cinta, nggak akan ada yang menghalangi bunga bisa tumbuh lagi,” tuturnya.

Film ‘Esok Tanpa Ibu’ mengisahkan Rama (Ali Fikri) yang hanya dekat dengan ibunya (Dian Sastrowardoyo) dan kerap berselisih dengan sang ayah (Ringgo Agus Rahman), hingga sang ibu jatuh koma.

Di tengah duka, Rama menemukan harapan melalui i-BU, AI yang memungkinkannya melihat kembali sosok ibunya sekaligus membantu merangsang kerja otak sang ibu.

Sebagai informasi, film ini akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 22 Januari 2026. (E2-NOVITA LESTARI)

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rona & Film

Showcase Dongker di Pasupati Jadi Awal Album Kedua

BANDUNG, Bisnistoday - Band punk asal Bandung, Dongker, sukses menggelar showcase bertajuk...

Rona & Film

Padi Reborn Gebrak Industri Musik Lewat Sinema Konser Dua Delapan di XXI

JAKARTA, Bisnistoday- ​Grup musik legendaris Padi Reborn kembali menghadirkan gebrakan baru yang...

Rona & Film

Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Bikin Tegang BIFAN 2026, Dipuji Jung Bum-shik

JAKARTA, Bisnistoday,- Penonton dibuat tegang saat menyaksikan film 402 Rumah Sakit Angker...

Gala Premier film CLBK garapan MIR Productions siap menyuguhkan romansa unik lintas generasi di bioskop mulai 2 Juli 2026.
Rona & Film

Cinta Lama Babak Kedua: Kisah Asmara Lansia yang Mengguncang Dua Generasi

JAKARTA, Bisnistoday,- Rumah produksi MIR Productions resmi mengumumkan penayangan film komedi romantis...