www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 2 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Antisipasi Megatrush, Kemensos Latih Nelayan Pangandaran Jadi Sahabat TAGANA
NASIONAL & POLITIK

Antisipasi Megatrush, Kemensos Latih Nelayan Pangandaran Jadi Sahabat TAGANA

Suasana Pelatihan Nelayan Pangandaran dalam mengantisipasi Megatrust, di Pangandaran, Jawa Barat, Senin (29/3). (Foto: BToday)
Social Media

PANGANDARAN, Bisnistoday – Kementerian Sosial melatih sebanyak 1000 nelayan yang berada di pantai Kabupaten Pangandaran sebagai sahabat Taruna Siaga Bencana (TAGANA).Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Safii Nasution menjelaskan alasan pelatihan tersebut sebagai upaya pemerintah untuk melindungi warga pesisir selatan termasuk Kabupaten Pangandaran dari ancaman Megatrust.

Megathrust adalah gempa karena tumbukan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia, dan dapat memicu tsunami.“Ke 1000 nelayan ini nantinya mendapatkan pelatihan penanggulangan bencana. Sehingga jika terjadi Megatrust mereka dapat membantu masyarakat lainnya untuk menyelamatkan diri,” jelas Safii di Pangandaran, Senin (29/3).

Dalam peta bencana yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2019, disebutkan wilayan Pangandaran merupakan wilayah rawan bencana ke 17 secara nasional dan keenam di Propinsi Jawa Barat.

Baca juga : Kemensos Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulawesi Barat

Disamping itu, menurut Peta Sumber Gempa Nasional 2017 yang diterbitkan Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen), zona yang berpotensi memunculkan gempa megathrust di Jawa berada di tiga lokasi yaitu wilayah perairan Selat Sunda, wilayah selatan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah serta segmen Jawa Timur-Bali.

Selain itu, Safii menambahkan Kemensos terus melakukan edukasi kepada masyarakat terhadap ancaman Megatrust juga dilakukan melalui pelatihan dan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) berbasis kawasan di sejumlah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, seperti Kabupaten Pangandaran.

Rencananya setelah mendapatkan pelatihan ke 1000 nelayan sahabat Tagana akan dikukuhkan Menteri Sosial Tri Rismaharini pada puncak peringatan HUT TAGANA ke 17, Rabu (31/3).

Dalam puncak peringatan HUT TAGANA ke 17 ini juga diisi berbagai perlombaan ketangkasan penanganan dan penyelamatan korban dilokasi bencana. Perlombaan tersebut antara lain vertical rescue, water rescue dan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD).

“Perlombaan ini diikuti oleh perwakilan TAGANA seluruh Indonesia. Masing-masing propinsi mengirimkan 4 orang perwakilannya,” lanjut Safii.

Peringatan HUT TAGANA ke 17 juga diisi penanaman pohon manggrove sebanyak 2,7 juta pohon di seluruh Indonesia. Sedangkan sebanyak 20 ribu pohon manggove juga ditanam di sepanjang pesisir pantai Pangandaran, Jawa Barat.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

NasionalNASIONAL & POLITIK

Pahami Proses Pengurusan Kesesuaian Tata Ruang untuk Pengembangan Usaha

JAKARTA. Bisnistoday - Setiap pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya memerlukan izin Kesesuaian...

Kantor Pertanahan Palangka Raya Perbarui Zona Nilai Tanah
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kantor Pertanahan Palangka Raya Perbarui Zona Nilai Tanah

PALANGKA RAYA, BisnisToday – Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya menggelar rapat koordinasi...

HumanioraNASIONAL & POLITIK

BRI Life Berbagi Kebahagiaan Anak-Anak Yatim dan Dhuafa

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life mengadakan kegiatan berbagi berkah Ramadan...

HumanioraNASIONAL & POLITIK

BUMN Mudik Gratis 2026, Akan Berangkatkan Lebih 100 Ribu Pemudik

JAKARTA, Bisnistoday – Badan Pengaturan BUMN bersama BPI Danantara kembali menyelenggarakan Program...