www.bisnistoday.co.id
Jumat , 28 Agustus 2026
Home EKONOMI Harga Patokan Ekspor Pertambangan pada Maret Meningkat
EKONOMI

Harga Patokan Ekspor Pertambangan pada Maret Meningkat

Pertambangan
HARGA Produk Pertambangan mayoritas turun.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Mayoritas produk pertambangan pada Februari 2022 terus menunjukkan kenaikan harga dibanding bulan Januari 2022. Kenaikan harga secara terus-menerus ini diakibatkan masih tingginya permintaan pada sebagian besar komoditas produk pertambangan. 

Kenaikan harga ini memengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) untuk periode Maret 2022. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 09 Tahun 2022, tanggal 23 Februari 2022. 

“Sebagian besar produk pertambangan terus mengalami kenaikan harga dibandingkan periode sebelumnya. Beberapa komoditas yang pada periode lalu mengalami kenaikan harga juga terus menunjukkan kenaikan harga pada periode Maret 2022 ini,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana.

“Misalnya, konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian (washed bauxite). Hal tersebut antara lain karena masih tingginya permintaan dunia,” tambahnya.

Wisnu menuturkan, di sisi lain, konsentrat timbal dan konsentrat seng yang pada periode lalu mengalami kenaikan harga, pada periode ini menunjukkan penurunan harga. Sementara itu, untuk komoditas konsentrat mangan dan komoditas pellet konsentrat pasir besi tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya. 

Produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata-rata pada periode bulan Maret 2022 adalah konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) dengan harga rata-rata sebesar USD 3.491,88/WE atau naik sebesar 1,82%; konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62% dan ≤ 1% TiO2) dengan harga rata- rata sebesar USD 123,81/WE atau naik sebesar 15,50%; konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50% dan (Al2O3 + SiO2) ≥ 10%) dengan harga rata-rata sebesar USD 63,27/WE atau naik sebesar 15,50%. 

Sementara, untuk konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56%) dengan harga rata-rata sebesar USD 73,93/WE atau naik sebesar 15,50%; konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 45%) dengan harga rata-rata sebesar USD 491,83/WE atau naik sebesar 2,02%; konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90%) dengan harga rata-rata sebesar USD 1.488,95/WE atau naik sebesar 0,96% dan bauksit yang telah dilakukan pencucian (washed bauxite) (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga rata-rata sebesar USD 42,66/WE atau naik sebesar 9,69%. 

Sejumlah Komonditas Turun

Produk pertambangan yang mengalami penurunan harga rata-rata pada periode bulan Maret 2022 yaitu konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga rata-rata sebesar USD 962,26/WE atau turun sebesar 1,31% dan konsentrat seng (Zn ≥ 51%) dengan harga rata-rata sebesar USD 950,79/WE atau turun sebesar 8,48%. Sedangkan untuk konsentrat mangan (Mn ≥ 49%) dengan harga rata-rata USD 221,68/WE dan pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54%) dengan harga rata-rata USD 117,98/WE tidak mengalami perubahan. 

Sesuai dengan periode-periode sebelumnya, lanjut Wisnu, penetapan HPE periode Maret 2022 didahului dengan adanya masukan tertulis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Perhitungan usulan harga diperoleh dari berbagai sumber, seperti Asian Metal, Iron Ore Fine Australian, dan London Metal Exchange (LME). 

Kemudian, kata Wisnu, HPE ditetapkan setelah dilakukan rapat koordinasi dengan berbagai instansi terkait, antara lain dengan Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Elang Jawa
EKONOMI

Elang Jawa Kembali Mengangkasa dari Kamojang

JAKARTA, Bisnistoday - Langit Kamojang kembali menjadi ruang bagi kehidupan yang sempat...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Gelar Kick Off Pemulihan Ekonomi Terdampak Bencana di Sumatera

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melakukan Kick...

EKONOMI

OJK Sebut Kota Bandung Layak Jadi Role Model Pemberdayaan UMKM dan Pemberantasan Rentenir

BANDUNG, Bisnistoday - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat menilai Kota Bandung layak...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Usaha Pengrajin Lurik Prasojo

JAKARTA, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi berkomitmen terus meningkatkan...