www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 2 Mei 2026
Home HEADLINE NEWS HPE Konsentrat Tembaga dan Emas Kembali Menguat, Sinyal Kuatnya Permintaan Global
HEADLINE NEWS

HPE Konsentrat Tembaga dan Emas Kembali Menguat, Sinyal Kuatnya Permintaan Global

Material Tembaga
MATERIAL TEMBAGA Yang Siap Diolah./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Harga Patokan Ekspor (HPE) komoditas tambang strategis kembali menunjukkan tren penguatan pada periode kedua Januari 2026. Pemerintah menetapkan HPE konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) sebesar USD 6.133,11 per Wet Metric Ton (WMT), naik 4,51 persen dibandingkan periode sebelumnya yang berada di level USD 5.868,51 per WMT.

Tak hanya tembaga, komoditas logam mulia juga mencatatkan kenaikan signifikan. HPE emas ditetapkan sebesar USD 141.972,92 per kilogram, meningkat dari USD 138.324,41 per kilogram. Sejalan dengan itu, Harga Referensi (HR) emas ikut naik menjadi USD 4.415,85 per troy ounce, dari sebelumnya USD 4.302,37 per troy ounce.

Kenaikan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar, yang berlaku untuk periode 15–31 Januari 2026.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana, menjelaskan bahwa penguatan HPE konsentrat tembaga didorong oleh kenaikan harga seluruh mineral penyusunnya, yakni tembaga, emas, dan perak. Kondisi ini mencerminkan permintaan global yang tetap solid, khususnya untuk mendukung pengembangan industri energi listrik, kendaraan listrik, serta pembangunan infrastruktur strategis di berbagai negara.

Baca Juga : Harga Patokan Ekspor Komoditas Konsentrat Tembaga Naik

Selain faktor sektor riil, dinamika keuangan global turut memberi andil. Pelemahan dolar Amerika Serikat selama periode pengumpulan data mendorong investor mengalihkan portofolio ke aset berbasis komoditas, terutama emas dan perak, yang pada akhirnya memperkuat harga mineral tambang. Tercatat, harga tembaga naik 6,5 persen, emas 2,64 persen, dan perak melonjak hingga 15,95 persen.

Tommy menambahkan, penetapan HPE dan HR dilakukan berdasarkan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan mengacu pada data London Metal Exchange (LME) untuk tembaga serta London Bullion Market Association (LBMA) untuk emas dan perak.

“Penetapan ini dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian agar kebijakan HPE dan HR tetap objektif, kredibel, dan sejalan dengan dinamika pasar global,” ujarnya.Kenaikan HPE ini menjadi sinyal positif bagi kinerja ekspor pertambangan nasional di awal 2026, sekaligus menunjukkan posisi strategis Indonesia dalam rantai pasok mineral global ./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Presiden Prabowo
HEADLINE NEWSNasional

Prabowo Tegaskan Perlindungan Ojol di May Day 2026, Potongan Aplikator Harus di Bawah 10 Persen

JAKARTA, Bisnistoday - Perayaan May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, diwarnai pernyataan tegas...

Dirjen Intram
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Biaya Logistik Masih Tinggi, Kemenhub Genjot Multimoda dan Digitalisasi

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda...

Kereta Tabrakan
HEADLINE NEWSNasional

Kemenhub Dukung Penuh KNKT Investigasi Insiden KA Bekasi Timur

BEKASI, Bisnistoday – Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah melakukan simulasi terhadap...

HEADLINE NEWSNasional

Menhub Dudy Buka Kembali Stasiun Bekasi Timur Pasca Kecelakaan Kereta KRL

BEKASI, Bisnistoday – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan, pemerintah menekankan aspek keselamatan...